MAKASSAR, BKM –Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan ‘Danny’ Pomanto, berkomitmen dan berjanji untuk melanjutkan pengambilalihan Pulau Kayangan.
“Saya kira kita akan lanjutkan. Ini adalah warisan yang baik (dari pemerintah sebelumnya). Namun sayang kenyataannya, belum seperti itu karena sampai sekarang tetap dalam penguasaan pihak ketiga,” ungkap Danny, Rabu (29/9).
Danny juga menegaskan, akan secepatnya menyelesaikan persoalan ini sehingga aset tersebut kembali ke Pemkot Makassar.
Selanjutnya, setelah dalam penguasaan pemkot, kata Danny, pihaknya akan melakukan pengkajian dan perencanaan seperti apa bentuk pengelolaannya. Apakah alam dibentuk Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) atau dikerjasamakan dengan pihak ketiga.
“Jadi kita akan tetap ambil kembali. Soal pengelolaannya nanti kita lihat berbagai kemungkinan. Siapa tahu nanti kita bentuk BUMD,” kata Danny.
Dia menekankan, ke depan, dirinya memang tertarik untuk mendirikan BUMD yang nantinya fokus mengelola kawasan pariwisata. Namun terkait pelaksanaannya, masih dibutuhkan pengkajian yang lebih dalam.
Pihaknya berkomitmen untuk menertibkan seluruh aset milik Pemkot Makassar. Untuk itu, akan dibentuk kembali tim pemburu aset yang pernah ada saat dirinya menjabat wali kota di periode pertamanya.
Selain itu, pemkot juga meminta pendampingan dari aparat penegak hukum (APH) terutama KPK untuk mengamankan aset-aset yang ada. Terkhusus yang saat ini masih dikuasai pihak ketiga.
“Kejaksaan juga dampingi kita, aset ini jadi konsen negara sehingga saya akan menata kembali aset, aktifkan kembali tim pemburu aset yang dimatikan selama dua tahun, dan intensitas kerjasama dengan kejaksaan KPK APH akan kita perkuat lagi,” tandas Danny.
Sebelumnya, di era Pj Wali Kota Makassar, Prof Rudy Djamaluddin, Pemerintah Kota Makassar fokus melakukan penertiban Pulau Kayangan yang cukup lama dikuasai pihak ketiga.
Penertiban tersebut merupakan salah satu rekomendasi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) karena merupakan aset milik Pemkot Makassar.
Di masanya, Prof Rudy bersama Korwil VIII KPK, Kejaksaan, dan didampingi Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah (sekarang non aktif) meninjau Pulau Kayangan dan membicarakan rencana pengambilalihan aset tersebut dari pihak ketiga. Dan ada kesepakatan jika pulau tersebut akan diserahkan ke Pemkot Makassar.
Namun sayang, hingga saat ini, tidak ada tindak lanjut dari hasil kesepakatan tersebut yang hanya dilakukan dalam bentuk lisan. Sejauh ini, pengelolaan Kayangan masih dilakukan oleh pihak ketiga. (rhm)

