MAKASSAR, BKM — Seleksi Laskar Pelangi hingga saat ini masih berproses. Setiap organisasi perangkat daerah (OPD) yang melakukan rekrutmen masih berkutat di tahapan wawancara. Prosesnya cukup lama.
Kendati begitu, Wali Kota Makassar, Mohammad Ramdhan Pomanto memastikan pengumuman Laskar Pelangi yang lulus seleksi akan dilakukan Januari ini.
Orang nomor satu Makassar itu mengemukakan, sejauh ini baru ada dua tahapan seleksi yang nilainya masuk. Setelah nilai untuk seleksi wawancara rampung, barulah akan dilihat berdasarkan skoring.
Wawancara mendapat bobot paling tinggi dari beberapa tahapan seleksi yang diikuti, yakni sebesar 60 persen karena menyangkut karakter, sikap, hingga kepribadian.
“Jadi baru dua nilai yang masuk. Nilai wawancara memang cukup lama. Tapi Insyaallah bulan ini sudah saya umumkan. Nanti setelah masuk nilai tes wawancara baru kita list,” ungkap Danny saat ditemui di kediaman pribadinya, Jalan Amirullah, Kamis (6/1).
Khusus seleksi Laskar Pelangi untuk tim drainase dan petugas kebersihan, seleksi dilakukan hanya wawancara. Alasannya, rata-rata mereka tidak familiar dengan aplikasi untuk mengerjakan soal ujian.
“Kecuali tim drainase apa semua itu tidak ada nilai tesnya, langsung wawancara saja. Jadi kita harus bijak di situ,” tambah Danny.
Selanjutnya, setiap OPD akan merekrut Laskar Pelangi berdasarkan kuota yang dibutuhkan sesuai skoring.
“Misal yang mau kita terima 10 ribu, kita rangking sampai 10 ribu saja yang kita pilih. Yang di bawah tidak kita pilih,” ungkapnya.
Nantinya, Laskar Pelangi yang dinyatakan lolos seleksi tidak lagi diangkat berdasarkan SK Wali Kota Makassar seperti tenaga kontrak sebelumnya.
Mereka diangkat berdasarkan SK dari OPD masing-masing. Selain itu, Danny menekankan, setelah seleksi Laskar Pelangi rampung, semua OPD lingkup Pemkot Makassar tidak bisa lagi merekrut tenaga honor secara sepihak.
“Semua kontrolnya lewat wali kota tapi SK-nya SK OPD. Karena biayanya di situ.Jadi setelah Laskar Pelangi, tidak ada lagi penerimaan di luar itu,” tegas Danny.
Selanjutnya, Laskar Pelangi ini akan dievaluasi selama setahun. Pemkot bakal menetapkan standar kinerja dengan nilai tertentu. Jika memenuhi, maka Laskar Pelangi bersangkutan tidak bakal dites lagi. Kontraknya langsung diperpanjang. Tapi jika di bawah dari nilai yang telah ditentukan, harus tes kembali.
“Nilainya nanti saya pakai sistem berakhlak, kita lagi bikin aplikasinya. Yang terbaik, otomatis diterima,” tandas Danny. (rhm)

