MAKASSAR, BKM — Sejumlah harga kebutuhan bahan pokok mengalami kenaikan termasuk harga gas non subsidi menjelang bulan ramadan.
Bahkan, Kepala Dinas Perdagangan Sulsel, Ashari Fakhrisie Radjamilo, membenarkan adanya kenaikan harga bahan pokok tersebut. Namun, dirinya menegaskan kenaikan harga tersebut tidak signifikan.
Ashari menjelaskan, ada beberapa bahan pokok yang merangkak naik diantaranya harga minyak goreng, ayam, cabai keriting dan cabai biasa.
“Memang daging naik, kalau daging sapi tidak ada masalah dengan kisaran harga Rp 100.000 hingga Rp 110.100. Namun, untuk ayam ada kenaikan sekitar Rp1.600 dari harga awal itu Rp 26.000 ribu, sekarang sudah Rp 27.667 per kilo. Saya sampaikan juga cabai keriting dan cabai biasa ada kenaikan sampai Rp 3.000 hingga Rp 4.000 per kilo nya,” ungkapnya, Senin (7/3).
Melihat kondisi tersebut, Ashari menegaskan, pihaknya berencana akan melakukan rapat koordinasi dua minggu kedepan terkait harga dan ketersediaan pangan menjelang ramadan bersama Tim Satgas Pangan Polda, KPPU dan mengundang beberapa OPD terkait seluruh kabupaten/kota di Sulsel.
“Akan kami undang yakni Dinas Pertanian, Dinas Perikanan, Dinas Peternakan termasuk Ketahanan Pangan untuk memastikan persediaan barang menjelang ramadan. Seluruh kabupaten/kota akan diundang untuk kesiapan barang pokok,” jelasnya.
Jadi yang pertama kami sampaikan ada sedikit kenaikan harga yang pertama dulu persoalan minyak goreng pasti kita sudah taumi. Minyak curah itu aman. Sekarang ada PT Rajawali memasukkan barangnya tapi tidak ada mobil pengangkut. Tapi kalau dari PT Smart, PT star dari PT Wilmar terjamim itu. Tapi kalau kemasan, saya sampaikanki saat ini masih belum normal untuk pendistribusiannya,” terangnya. (jun)

