MAKASSAR, BKM — Polemik kelangkaan minyak goreng belum juga usai. Selain minyak goreng kemasan, stok minyak goreng curah juga kian menipis di pasaran.
Meski begitu, Kepala Dinas Perdagangan Sulsel, Ashari Fakhrisie menjamin ketersediaan minyak goreng curah aman di pasaran.
“Minyak curah itu aman, kalau itu saja jamin. Sekarang ada PT Rajawali memasukkan barangnya tapi tidak ada mobil pengangkut. Tapi kalau umpamanya dari PT Smart, PT star dari PT Wilmar terjamim itu,” ujarnya, Selasa, (7/3).
Ashari menambahkan, distribusi untuk minyak kemasan hingga saat ini belum normal. Sehingga belum bisa memenuhi kebutuhan masyarakat.
“Tapi kalau kemasan, saat ini masih belum normal untuk pendistribusiannya,” kata Ashari.
Sebelumnya, Satgas Pangan Polda Sulsel memberikan sanksi terhadap PT Smart cabang Makassar karena menyalahgunakan alokasi minyak goreng curah untuk masyarakat.
Ashari menjelaskan sanksi yang diberikan bukanlah penutupan. Sehingga PT Smart cabang Makassar tetap melakukan distribusi minyak curah untuk masyarakat. Tentunya dalam pengawasan Satgas Pangan Polda Sulsel.
“Iya, karena tidak ditutup. Hanya inikan tetap dipantau tapi kan sambil menunggu bagaimana nanti hasil pemeriksaan dari Bareskrim,” jelas Ashari. (jun)

