pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Tekan Stunting dan Operasional Pegawai, Dinkes Dikucur Rp300 M

ist ARAHAN--Pj Gubernur Sulsel Bahtiar Baharuddin memberikan arahan di Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke 59 tahun di Rujab Gubernur Sulsel, Senin (13/11).

MAKASSAR, BKM — Dinas Kesehatan Provinsi Sulsel mendapatkan anggaran Rp300 miliar di APBD 2024. Anggaran tersebut akan digunakan untuk operasional pegawai dan program prioritas seperti stunting.
Hal itu disampaikan oleh Kepala Dinas Kesehatan Sulsel, M Ishaq Iskandar di Rumah Jabatan Gubernur Sulsel, Senin (13/11).
Kata dia, dari anggaran yang terbilang besar itu tak hanya akan menyokong pelaksanaan program prioritas Pemprov Sulsel, namun juga akan digunakan untuk pelaksanaan program lainnya.

Kata dia, dalam APBD 2024 itu bakal gencar melaksanakan program prioritas Pj Gubernur Sulsel seperti penekanan angka stunting dan program prioritas lainnya di bawah tanggung jawab Dinkes Sulsel.
“Kita tunggu saja di tahun berikutnya, karena ada prioritas lain seperti stunting, kemiskinan ekstrem, kedaulatan pangan. Itu dulu, kalau gedung dinkes Sulsel yang sempat terbakar beberapa waktu lalu kita masih manfaatkan yang ada sambil berusaha berikutnya masih bisa dibangun lebih baik,” sebutnya.

Bahkan lebih jauh kata Ishaq, rencana pembangunan itu bakal diajukan pada APBD Perubahan 2024 mendatang.“Nanti kita usulkan lagi di perubahan 2024, kami harapkan semua pelayanan berjalan lebih baik,” pungkasnya.
Terpisah, Penjabat (Pj) Gubernur Sulsel, Bahtiar Baharuddin juga meminta kepada pemerintah kabupaten/kota agar menyediakan alat kesehatan (alkes) di setiap layanan kesehatan dengan lengkap.
Kata Bahtiar, penyediaan alkes secara lengkap ini agar pelayanan terhadap masyarakat bisa lebih optimal. Termasuk kebutuhan pelayanan di Rumah Sakit (RS).

“Saya berpesan, lengkapi pelayanan kesehatan di rumah sakit untuk memenuhi hak mereka secara adil dan konsisten,” kata Bahtiar saat memberikan arahan dalam Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke 59 tahun di Rujab Gubernur Sulsel, Senin (13/11).
Selain alkes seperti bahan medis habis pakai, Bahtiar juga mengatakan, perlu adanya dukungan anggaran di layanan kesehatan agar pemeliharaan terus dapat dilakukan secara berkelanjutan.
“Saya minta pemerintah daerah menyediakan bahan medis habis pakai dan alat kesehatan penunjang serta anggaran pemeliharaannya untuk keberlanjutan layanan bagi masyarakat,” ujarnya.
Menurutnya, pemenuhan kesehatan merupakan layanan primer yang dibutuhkan masyarakat. Tentu, dengan supporting pelayanan yang maksimal.(jun)



×


Tekan Stunting dan Operasional Pegawai, Dinkes Dikucur Rp300 M

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link