MAKASSAR, BKM — Badan Penanggulan Bencana Daerah (BPBD) Sulsel mulai antisipasi pencegahan bencana transportasi laut jelang cuaca ekstrem di akhir tahun mendatang.
Hal tersebut dibenarkan Kepala BPBD Sulsel, Amson Padolo.Ia mengatakan, sudah mendapat laporan dari Badan Meteorologi, Kimatologi dan Geofisika (BMKG) Wilayah Makassar terkait potensi cuaca ekstrem. Dia menyebut koordinasi yang dibangun guna memastikan izin berlayar dan kesiapan evakuasi ketika terjadi bencana.
“Kita saling pantau dan kerja sama apabila ada kecelakaan di laut. Tapi memang izin pelayaran saat ini sudah dipantau oleh Syahbandar keluar atau tidak,” kata Amson, Minggu (19/11).
“Ini masuk transisi dan kemungkinan dasarian ke tiga sudah masuk musim hujan walaupun curahnya belum terlalu lebat.Apalagi, laporan BMKGdasarian ketiga sudah masuk musim hujan. Kita memang selalu memantau bukan hanya kondisi maritim termasuk juga kondisi kemungkinan terjadinya bencana meteorologi,” sambungnya.
Ia menambahkan, kewenangan transportasi laut berada sepenuhnya di Syahbandar. Tapi upaya memaksimalkan koordinasi terkait kesiapan yang akan dilakukan.
“Bencana terkait maritim itu ranahnya Syahbandar dan jajaran pelabuhan, kami dalam tahap penanggulangan.Pihaknya akan masif melakukan sosialisasi kepada masyarakat khususnya transportasi laut agar mematuhi peraturan jika tidak diizinkan berlayar,” pungkasnya. (jun)

