MAKASSAR, BKM — Produksi air Perumda Air Minum (PDAM) Kota Makassar mulai normal kembali.
Bendungan Lekopaccing dan Bendungan Bilibili sudah bisa mensuplai air baku secara normal ke Instalasi Penjernihan Air (IPA) milik PDAM.
Direktur IPAL PDAM Makassar, Ayman Adnan menjelaskan,
lima Instalasi Penjernihan Air (IPA) milik PDAM mulai mengolah air baku menjadi air bersih secara maksimal karena air baku mulai tersedia dengan baik.
Per hari Senin (11/12), kata Ayman, air baku dari Lekopaccing sudah terdistribusi secara normal ke IPA 2 Panaikang dan IPA 3 Antang.
Begitu juga dengan air baku di Bendungan Bili-bili, juga terdistribusi secara normal untuk IPA 1 Ratulangi, IPA 4 Maccini Sombala, dan IPA 5 Somba Opu.
Dia melaporkan, produksi air bersih di IPA 2 Panaikang saat ini 1169 lps dan IPA 3 156 lps.
Sementara produksi air bersih di IPA 1 Ratulangi 49 lps, IPA 4 sebanyak 342 lps, dan IPA 5 sebanyak 1549 lps.
“Jadi total air bersih yang diproduksi PDAM saat ini adalah 3256,3 lps,” ungkap Ayman, Senin (11/12).
Lebih jauh dikemukakan, layanan air bersih ke rumah-rumah pelanggan hampir seluruhnya berjalan normal.
Kecuali di daerah Utara, masih ada pelanggan yang belum normal disebabkan oleh lemahnya tekanan air.
Karena itu, PDAM memaksimalkan kerja pompa inline agar air bisa terdistribusi dengan baik ke rumah pelanggan.
“Sisa daerah Utara, masih ada yang belum tersuplay dengan baik. PDAM terus melakukan simulasi untuk memaksimalkan pompa inline,” tambahnya.
Walaupun distribusi air ke rumah pelanggan sudah normal, namun kata Ayman, PDAM terus memikirkan langkah-langkah strategis yang harus diambil untuk memaksimalkan layanan saat musim kemarau berlangsung.
Apalagi, berdasarkan prediksi BMKG, musim kemarau tahun mendatang akan lebih parah lagi akibat pengaruh elnino.
“Makanya kita mulai memikirkan langkah strategis untuk solusi jangka panjang dengan mencari sumber air baku baru,” tambah Ayman.
Dia mengatakan, Sungai Tello menjadi salah satu alternatif untuk sumber air baku.
“Kita coba Sungai Tello. Sementara disurvey dan diperiksa oleh Sucofindo. Diperiksa kualitas airnya,” tandas Ayman. (rhm)

