pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

KPU Gowa Sukses Gelar PSU Untuk 3 TPS

IST SUKSES--Pelaksanaan PSU yang digelar KPU pada tiga TPS berlangsung sukses dan lancar

GOWA, BKM–Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Gowa memberikan data jumlah pemilih terkait pemungutan suara ulang (PSU) yang dilakukan pada tiga tempat pemungutan suara (TPS) yang digelar, Sabtu (24/2) pagi.
Sesuai data DPT, KPU menyebutkan untuk DPT TPS 4 Datara berjumlah 231 pemilih, TPS 23 Romangpolong 260 pemilih, TPS 2 Bontolempangan sebanyak 227 pemilih.
Ditanya hasil perhitungan suara di tiga TPS tersebut, Ketua KPU Gowa Fitra Syahdanul belum ingin membeberkannya.

Fitra mengaku tidak elok menyebutkan hasil perhitungan suara PSU tersebut melampaui hasil pleno. Nanti dianggap memihak.
KPU hanya mengungkapkan alasan atau pertimbangan hingga dilakukan PSU di 3 TPS masing-masing TPS 23 di Kelurahan Romang Polong Kecamatan Somba Opu, TPS 2 di Bontolempangang Kecamatan Bontolempangan dan TPS 4 di Desa Datara Kecamatan Tompobulu.
Dari hasil penelitian yang dilakukan KPU Gowa mengidentifikasi masalah yang da di tiga TPS tersebut sehingga direkomendasikan oleh Bawaslu Gowa untuk dilakukan PSU. Pada TPS 23 Somba Opu, ditemukan 17 warga berKTP luar Gowa melakukan pencoblosan di TPS 23 tersebut.
Ketua KPU Gowa Fitra Syahdanul yang dikonfirmasi, Sabtu saat melakukan pemantauan di TPS 23 saat PSU mengatakan, khusus kasus PSU di TPS 23 itu permasalahannya karena ada 17 warga ber KTP luar Gowa yang ikut memilih di TPS tersebut.

“Iya setelah kita teliti ternyata 17 warga luar ini tidak mengurus DPTB (daftar pemilih tambahan) lalu dimasukkan DPK (daftar pemilih khusus) yang seharusnya tidak bersyarat karena syarat untuk DPK adalah KTP domisili di sini. Ini bukan tidak terdeteksi tapi mungkin karena KPPS setempat menganggap bahwa mereka yang memilih dengan KTP itu bisa masuk. Padahal mereka bisa diakomodir di TPS masing-masing sesuai domisilinya apalagi domisilinya itu ada yang dari Bantaeng, Bulukumba, Jeneponto dan lain lain. Yang jelas jumlahnya 17 orang, ” papar Fitra.

Untuk PSU di TPS 23 ini, hanya dibuka tiga jenis pemilihan yakni pemilihan presiden, DPD dan DPR RI. Sementara khusus di TPS 4 Datara, Fitra menyebutkan kasusnya adalah adanya seorang PTPS (pengawas tempat pemungutan suara) yang mewakili anaknya melakukan pemilihan. Di TPS 4 Datara ini PSU dilakukan untuk Pilpres, DPR RI, DPD RI, DPRD provinsi dan DPRD kabupaten.
Kalau di TPS 2 Bontolempangan, tambah Fitra, kasusnya sama dengan TPS 23. Jadi ditemukan pemilih yang bukan warga setempat. PSU di Bontolempangan ini hanya untuk Pilpres saja.

Terkait adanya tiga PSU ini menurut Fitra, tentunya dilakukan evaluasi terhadap KPPS bersangkutan.
“Evaluasi ini tentu kita lakukan. Cuma kan masa tugas mereka KPPS itu berakhir hari ini 25 Februari ini. Evaluasinya mungkin bahwa para KPPS bermasalah ini tidak akan diberi ruang menjadi KPPS lagi pada Pilkada September 2024 mendatang, ” jelas Ketua KPU Gowa ini.
Terpisah Camat Somba Opu Agussalim yang ikut memantau saat PSU berlangsung di TPS 23 Romangpolong berharap pelaksanaan PSU tersebut menghasilkan yang terbaik dengan tidak lagi ada masalah.
“Di TPS 23 ini jumlah DPT nya sebanyak 240. Dan hari ini saya lihat, warga yang masuk DPT pada TPS 23 ini hadir melakukan hak pilihnya kembali. Cuma mereka hanya mengisi tiga jenis pemilihan yakni Pilpres, DPR RI dan DPD RI saja, sebab kasus temuannya adalah 17 warga KTP luar untuk pemilihan Pilpres dan Caleg DPR RI serta perwakilan daerah saja,” kata Agussalim. (sar/rif)



×


KPU Gowa Sukses Gelar PSU Untuk 3 TPS

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link