pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

April Harga Beras Diprediksi Normal

Stok Kurang, Petani Mulai Panen

MAKASSAR, BKM –Pemerintah Provinsi Sulsel memprediksi jika harga beras
akan kembali normal pada April 2024 mendatang. Hal itu dikarenakan pada April ini, petani padi akan mulai panen sehingga bisa menekan harga makanan pokok tersebut.

Diketahui, untuk pasar Pa’baeng-baeng beberapa waktu lalu, harga beras paling murah Rp12.000 per liter, untuk beras kualitas sedang Rp12.5000, sedangkan yang paling mahal atau kualitas bagus Rp13.000 per liter. Untuk beras lima kilogram di pasar Pa’baeng-baeng kualitas medium atau biasa Rp75.000, sedangkan kualitas premium Rp80.000.
Asisten II Bidang Ekonomi Pemprov Sulsel, Ichsan Mustari menyampaikan, harga yang naik itu terjadi karena stok kurang. Sehingga, jika panen terjadi akan menekan harga beras.
“Di April (panen) iya. Saya kira harga sudah terkendali. Inikan sekarang karena stok kurang makanya harga naik,” kata dia, di Kantor Gubernur Sulsel, Kamis (14/3).

Selain itu, Ichsan juga berharap agar pupuk bisa mencukupi para petani, karena produksi padi itu bergantung juga pada pupuknya.
“Masalah pupuk supaya produksi banyak. Diharap memang produksi banyak, karena kuncinya produksi kemarin terganggu produksi karena el nino,” pungkasnya.
Sementara itu, Kepala Perum Bulog Wilayah Sulselbar, Ahmad Kholisun mengaku mendapat tambahan stok beras sebanyak 10.500 ton, beras itu kata dia masih dalam perjalanan. Sehingga total stok beras Bulog sebanyak 50 ribu ton. Stok beras itu kata Ahmad cukup hingga Juli 2024 mendatang.
“Dalam rangka bulan Ramadan, stok beras ada 44 ribu ton. Stok ini masih akan bertambah, dalam perjalanan stok ada 10.500 ton, jadi totalnya ada 59 ribu ton,” ujarnya saat meninjau pasar Minasamaupa, Gowa, Selasa (12/3) lalu.

Apalagi ucap Ahmad, penyaluran Bantuan Pangan untuk masyarakat dibagikan sebanyak 8.500 ton dalam sebulan.
“Kita lakukan SPHP rutin setiap hari di titik pasar dan RPK dan titik nanti apabila ada wilayah membutuhkan sekitar 6-7 ribu (ton),” sebutnya.
Untuk harga beras di Bulog kata dia, dijual harga Rp53.000 per 5 kg.
“Jadi per kg itu Rp10.600. Beras komersial memang ada relaksasi HET, naik seribu tapi semoga nanti dilapangan naik tidak signifikan, yang jelas stok kami ada berapapun kebutuhan beras di Sulsel kami siap,” pungkas Ahmad. (jun)



×


April Harga Beras Diprediksi Normal

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link