MAKASSAR, BKM — Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan Pomanto mengaku jika infrastruktur pengelolaan sampah di Makassar masih terbatas. Akibatnya, pengambilan sampah di rumah-rumah warga, khususnya di kompleks perumahan belum maksimal.
Meski begitu, Danny sapaan akrab wali kota menegaskan, jika pengangkutan sampah harus terus dimaksimalkan meskipun ada keterbatasan armada.
Danny juga mengaku, kalau Pemkot Makassar berencana melakukan pengadaan armada sampah baru lagi yang cukup banyak.
“Iya mobil sampahnya (masih) kurang. Nanti kita pengadaan lagi,” Danny Pomanto saat dikonfirmasi Kamis (18/4) di Kantor Wali Kota Makassar, Jalan Ahmad Yani, terkait keluhan warga di Perumahan Villa Mutiara terkait sampah menumpuk.
Lebih jauh, orang nomor satu Makassar itu menambahkan, sudah berkeliling melakukan pemantauan dan memang perlu dilakukan pembenahan lebih baik lagi.
“Kita tata ulang manajemen persampahan. Harus betul-betul diatur tempat, volumenya, harus diatur tingginya, dan semuanya demi kemudahan pengangkutan sampah dari rumah warga,” kata Danny.
Diapun berjanji, bulan Juli mendatang, persoalan pengangkutan sampah sudsh bisa lancar.Sebanyak 70 unit mobil dump truk yang ada juga diharapkan untuk bisa dimaksimalkan.
“Saya punya tanggung jawab itu. Saya sampaikan ke pelaksana, untuk saat ini semua mobil truk, termasuk mobil terbuka, kita pakai dulu. Sebenarnya tidak lagi diijinkan. Tapi sementara darurat, kita kembali ke manual lagi,” beber Danny. (rhm-ita)

