pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Dewan Minta Direksi BUMD di Evaluasi Kembali

int KEBOCORAN--Anggota DPRD Makassar merekomendasikan adanya evaluasi jajaran Direksi BUMD termasuk Perumda Parkir Raya Makassar karena masih ditemukannya kebocoran pendapatan parkir oleh maraknya juru parkir liar.Tampak jukir di sejumlah titik di kota Makassar.

MAKASSAR, BKM– Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Makassar merekomendasikan adanya evaluasi jajaran Direksi BUMD yang ada sekarang. Utamanya perusahaan daerah yang banyak mengalami kebocoran yakni Perumda Parkir Raya Makassar.

Juru Bicara Fraksi Nasdem, Ari Ashari Ilham dalam Rapat Paripurna terhadap Rancangan Peraturan Daerah Kota Makassar
tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2023 mengemukakan
hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan hanya terealisasi sebesar 30,82 persen dari target.
“Fraksi Partai NasDem mempertanyakan mengapa realisasi hasil pengelolaan kekayaan daerah setiap tahun sangat rendah? Bagaimana dengan BUMD yang ada, apakah ada perusahaan yang tidak layak lagi dan tidak menghasilkan deviden?” kata Ari Ashari.

Dia melanjutkan, sebagian besar BUMD atau Perusahaan Daerah milik Pemkot Makassar dirasakan seperti membiarkan adanya kebocoran pendapatan dengan
kurangnya inovasi, dan pemanfaatan teknologi informasi dalam pengelolaan pendapatan dan pengawasan pendapatan. Serta evaluasi pendapatan di masing-masing perusahaan daerah.

Dia menekankan, Perumda yang paling menjaga dan melestarikan kebocoran yakni Perumda Parkir.
“Yang seharusnya memiliki potensi pendapatan Rp1 triliun, namun tidak dikelelola dengan baik.Oleh karenanya, kami merekomendasikan adanya evaluasi jajaran Direksi BUMD yang ada sekarang,” tegas Ari Ashari.
Dikonfirmasi terpisah terkait sorotan Fraksi Nasdem terhadap Perusda yang belum memberikan kontribusi maksimal terhadap pendapatan daerah, Wali Kota Makassar, Mohammad Ramdhan ‘Danny’ Pomanto mengatakan memang masih banyak yang perlu dibenahi di seluruh Perumda milik Pemkot Makassar.

Namun untuk penggantian direksi, Danny mengaku sejauh ini sudah maksimal melakukan evaluasi.
Buktinya, Dirut PD Pasar diganti karena banyak yang tidak beres ditemukan di Perusda itu.
Sementara untuk direksi di jajaran Perusda lainnya, seperti PDAM dan Parkir sudah cukup baik. Bahkan dia mengaku tidak yakin kinerja dua Perusda tersebut bisa lebih maksimal lagi kalau direksinya diganti.
“Tapi memang banyak yang perlu dibenahi, saya tidak yakin walaupun kita ganti direksi bisa sama persoalan itu. Direksi ini cukup baik, pasar kita sudah ganti direksi, karena banyak hal (tidak beres) , lelang pasar sudah selesai dan saya harap yang terpilih bisa mengatasi masalah-masalah yang ada di pasar,” ungkap Danny saat ditemui pada Pembukaan Porpamda Sulsel, Rabu (26/6).

Khusus untuk jajaran direksi PDAM, kata orang nomor satu Makassar itu, performa kinerjanya saat ini cukup baik. Bahkan sudah bisa menyetor deviden serta membayar utang-utang PDAM yang lalu. Bahkan saat ini, sudah ekspansi usaha ke pengelolaan air limbah.
“Itu potensi pendapatan baru. Walaupun saat ini operasional IPAL masih harus disubsidi.
Namun kita harus sabar dalam satu hingga dua tahun mendatang,” kata Danny.
Untuk PD Parkir, lanjut Danny, justru sekarang sudah meraup pendapatan yang cukup baik walaupun belum maksimal.
“Justru PD Parkir sekarang sudah dua kali lipat meskipun masih jauh dari potensinya, yakni bisa tiga kali lipat dari sekarang,” tambahnya.
Namun Danny mengakui masih ada Perusda yang tidak maksimal. Diantaranya Rumah Potong Hewan (RPH) yang kehabisan modal dan PD Terminal yang belum menunjukkan kinerja baik.
“Memang RPH kehabisan modal, dan terminal untung masih jalan,” tandasnya. (rhm-ita)



×


Dewan Minta Direksi BUMD di Evaluasi Kembali

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link