MAKASSAR, BKM–Keberadaan refocusing anggaran yang dilakukan Pemerintah Provinsi Sulsel sedikit banyaknya menganggu kegiatan atau program dari organisasi perangkat daerah.Salah satu yang terdampak adalah Kepala Dinas Tanaman Pangan, Holtikultural dan Perkebunan (TPHBun) Sulsel.
Menurut Kepala Dinas TPHBun Sulsel, Imran Jausi, adanya refocusing sebanyak Rp142 miliar sedikit mengganggu kegiatan yang ada di Dinas TPHBun Sulsel. Seperti kuantitas dari satu program.
Imran bilang, refocusing ini dilakukan untuk membayar utang pihak ketiga, sehingga APBD bisa sehat.
“TPHBun ini terkena refocusing Rp142 miliar. Pertanyaannya adalah apakah refocusing ini mengganggu kegiatan? Jawabannya adalah terganggu, iya, tidak terganggu juga iya, kenapa karena tidak ada kegiatan-kegiatan yang tidak kami laksanakan, hanya dalam bentuk skalanya yang lebih kecil. Contohnya kita persiapkan bibit 10 dengan adanya refocusing tersisa 3,” kata Imran, Selasa (16/7).
Dia menambahkan, tak ada kegiatan yang hilang dengan adanya refocusing.”Cuman skalanya yang agak berkurang,” sebutnya.
Imran mengaku, ada beberapa kegiatan yang masih memberikan penguatan di lapangan, seperti pendamping di tanaman pisang contohnya.
“Karena kita melihat bahwa investasi yang kita sudah berikan dalam bentuk bantuan bibit, bantuan publik harus dikawal dengan baik. Nah sehingga kalaupun ada refocusing, jelas memang pasti ada target-target yang harus kita sesuaikan, tapi tidak berarti bahwa kegiatan itu tidak terlaksana, seperti contohnya misalnya pisang gitu ya,” jelasnya.
Minimnya anggaran kata Imran tak mengurangi fungsi-fungsi pemerintah untuk membantu masyarakat.
“Inilah fungsi-fungsi pemerintah yang sekarang kita dorong, supaya kegiatan-kegiatan yang selama ini sudah ada tetap bisa berjalan dengan baik, tanpa terganggu dengan adanya tadi kekurangan-kekurangan anggaran yang ada,” tukasnya.
Sebelumnya, Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Sulsel, Salehuddin menyebut, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) diminta legowo atas adanya refocusing atau pemotongan anggaran di semua OPD lingkup Pemprov Sulsel. Akibatnya bantuan bibit, pupuk dan Alat dan Mesin Pertanian yang selanjutnya (Alsintan).
Bobi sapaan Salehuddin bilang, dirinya belum mengetahui secara pasti berapa nominal yang akan di refocusing. Adapun OPD yang paling terdampak di refocusing ini sebut dia, adalah TPHBun Sulsel.(jun)

