MAKASSAR, BKM– Distribusi kantong plastik sampah sortir sebanyak 1,92 juta lembar yang diadakan oleh Pemerintah Kota Makassar masih menunggu payung hukum berupa peraturan wali kota. Kantong plastik sampah tersebut akan dibagikan ke warga-warga.
Kantong plastik sampah bebas hama diadakan Bagian Perlengkapan Kota Makassar pada 2016 lalu dengan anggaran APBD sebesar Rp7,7 miliar. Kantong plastik sampah itu nantinya akan didistribusikan ke warga melalui masing-masing kelurahan yang ada di 15 kecamatan di Makassar.
Kepala Bagian Perlengkapan Kota Makassar Aidil Adha menjelaskan, pengadaan kantong plastik sampah sortir yang digagas oleh Wali Kota Makassar non aktif, Moh Ramdhan Pomanto bertujuan memberikan edukasi ke warga-warga untuk memilah sampah organik kering berupa kertas, plastik, dan kaleng.
Sehingga selain dapat mengurangi volume sampah yang masuk di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Tamangapa, juga dapat meningkatkan pendapatan warga lorong di Makassar dengan menukarkan sampah organik kering ke bank sampah yang ada.
“Kantong plastiknya sudah ada dan kami simpan. Dengan jumlah sebanyak 1,92 juta lembar melalui APBD sebesar Rp7,7 miliar. Kami belum bisa distribusikan di kelurahan karena masih menunggu penetapan Perwali tentang kantong plastik sortir itu,” sebut Aidil kepada BKM, Jumat (9/3).
Aidil berharap Agustus atau September 2018 ini, kantong plastik sampah sortir dengan ketebalan 4 milimeter bisa dibagikan ke warga-warga lorong. Apalagi pertengahan tahun ini dapastikan Perwali tentang itu sudah ditetapkan.
“Inikan pak wali juga cuti, perwali juga belum ditetapkan, jadi kemungkinan dan kami harapkan Agustus ataukah September sudah bisa dibagikan kantong plastik sortir ini,” tambahnya.
Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Makassar, Syamsu Rizal menyerahkan ke pihak terkait untuk segera menyelesaikan apa yang belum diselesaikan khususnya terkait program pengadaan kantong plastik sampah sortir.
“Bagian perlengkapan yang punya tugas, coba langsung ditanyakan disana bagaimana progresnya dan bagaimana pelaksanaannya,” katanya.
Sementara itu, Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Makassar, Andi Iskandar mengatakan, ada dua jenis warna kantong plastik sampah sortir yang disosialisasikan pemerintah kota. Orange diberikan kepada warga untuk memilah sampah organik keringnya, dan hijau untuk bank sampah.
Kantong plastik sampah sortir akan dibagikan secara gratis oleh pemerintah kota. Tujuannya bagaimana Kota Makassar bisa bersih sesuai dengan program yang hadir yaitu Makassar Tidak Rantasa.
“Saya tahunya sudah disosialisasikan ke kecamatan, tapi distribusinya belum ada. Dan itu ditangani oleh Bagian Perlengkapan,” akunya. (arf)

