MAKASSAR, BKM–Tiga mahasiswa Universitas Negeri Makasaar (UNM) yang tergabung dalam tim PKM-P, telah melakukan penelitian tentang manfaat dari Kelong Royong di Kecamatan Biring Bulu, Kabupaten Gowa. Mereka berencana, manfaat dari Kelong Royong bisa diaplikasikan di Makassar.
Salah satu jenis kebudayaan yang masih dipercaya oleh masyarakat Kabupaten Gowa adalah tradisi royong. Royong merupakan sajian musik vokal dalam ritus upacara adat yang digunakan untuk menyembah dan merealisasikan kepercayaan masyarakat terhadap Batara (Yang Maha Kuasa).
Selain dipercaya sebagai tradisi untuk menyembah nenek moyang, ternyata juga dipercaya oleh masyarakat daerah Biring Bulu di Kabupaten Gowa sebagai terapi untuk menyembuhkan penyakit cacar.
Oleh karena itu, para mahasiswa ini mencoba meneliti tentang kebenaran kepercayaan tersebut. Seperti yang diungkapkan oleh Ketua Tim, Fitriana kepada BKM pada Jumat (6/7).
Penelitian ini sendiri memang bertujuan untuk mengungkap makna lirik Kelong Royong dan pemanfaatannya sebagai terapi penyebuhan penyakit cacar. Fitriana mengatakan jika makna lirik Kelong Royong bisa bermanfaat sebagai terapi penyembuhan penyakit cacar di Kota Makassar.
Ia menuturkan, telah memperoleh data lirik kelong Royong disertai makna, serta data terkait prosesi pelaksanaan kegiatan terapi dengan menggunakan Kelong Royong.
“Penelitian ini diharapkan dapat dijadikan referensi bagi masyarakat yang menderita penyakit cacar dalam berobat sehingga masyarakat tidak bergantung lagi pada obat yang mengandung zat kimia,” kata Fitiana. (nugroho)

