MAKASSAR, BKM–Kementerian Sosial RI menggelar tes tertulis seleksi penerimaan Satuan Bhakti Pekerja Sosial (Sakti Peksos) Perlindungan Anak, Selasa (31/7/2018) di Aula Kantor Dinas Sosial Provinsi Sulawesi Selatan. Tahapan tes tertulis ini diikuti oleh 41 orang yang dinyatakan lolos secara administrasi.
Kepala Dinas Sosial Provinsi Sulawesi Selatan, Ilham A Gazaling berharap, melalui seleksi ini diharapkan lahir Sakti Peksos Perlindungan Anak yang mumpuni dalam melaksanakan tugas-tugasnya di lapangan.
“Permasalahan anak itu sangat kompleks, tidak hanya satu persoalan, luas jangkauannya. Sehingga dibutuhkan Pekerja Sosial yang bukan sekadar memiliki kompetensi tapi juga memiliki integritas,” jelas Ilham.
Menurut Ilham, ada beberapa tugas utama yang menjadi tugas Sakti Peksos Perlindungan Anak yaitu, pendampingan terhadap program perlindungan anak dan pendampingan terhadap Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA).
“Selain itu, yang tak kalah penting adalah bagaimana Sakti Peksos memberi respon terhadap kasus-kasus yang dihadapi oleh anak-anak di Sulawesi Selatan,” jelasnya.
Untuk itu, lanjut Ilham, setelah resmi menjadi Sakti Peksos Perlindungan Anak, diharapkan bisa bekerja dengan maksimal dan senantiasa berkoordinasi dengan Dinas Sosial.
“Jika diterima menjadi pekerja sosial, penting saya tekankan untuk tetap koordinasi, baik itu di Dinas Sosial kabupaten maupun provinsi. Terlebih, provinsi merupakan perpanjangan tangan pemerintah pusat,” tegas Ilham.
Sementara, Kasubag TU Direktorat Rehabilitasi Sosial Anak, Endah Susilawati, yang hadir pada kegiatan ini menjelaskan, seleksi tertulis bagi Sakti Peksos Perlindungan Anak ini digelar secara serentak di 32 Provinsi se Indonesia.
“Khusus di Sulawesi Selatan, akan 6 orang Sakti Peksos yang akan diterima. Mereka akan ditempatkan di Sidrap, Wajo, Barru, Palopo, Parepare dan Bulukumba,” katanya.
Menurut Endah, 41 orang yang mengikuti seleksi tertulis merupakan peserta yang dinyatakan lolos seleksi administrasi dari sekira 2.000 orang pendaftar. “Setelah mengikuti seleksi tertulis, mereka akan langsung diwawancara. Untuk selanjutnya ditentukan peserta seleksi terpilih,” pungkasnya. (**)

