KEHADIRAN angkutan berbasis daring atau online membuat para sopir petepete pasrah. Salah satu sopir petepete mengungkapkan, kalau ia hanya pasrah saja dengan makin menjamurnya angkutan berbasis online baik itu mobil maupun kendaraan roda dua.” Saya hanya pasrah dengan banyaknya transportasi online yang beroperasi lantaran pengaruh teknologi yang terus berkembang,” ujar Ramli kepada BKM, kemarin.
Laki-laki memiliki dua anak ini menjelaskan, dengan banyaknya transportasi online yang beroperasi, membuat masyarakat semakin tidak meminati lagi petepete. Bahkan, kata Ramli, beberapa teman sesama pemilik petepete telah menjual angkutannya ke kabupaten lain untuk dijadikan angkutan gabah.
Hal senada dikatakan sopir petepete jurusan Sentral-Perumnas, Iqbal. Menurutnya, seharusnya pemerintah kota dan provinsi bisa memberikan solusi yang terbaik bagi pengusaha petepete agar tetap bisa mencari hidup di Makassar. Seperti kata Iqbal, pemerintah bisa memberikan kemudahan bagi pengusaha petepete untuk mengganti model kendaraannya agar bisa lebih bersaing dengan angkutan daring.(arf)
Sopir Pasrah Saja
×

