pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Produknya Semakin Dikenal saat Wakili Pemprov di Pameran

TAHUN 2015, menjadi awal kecemerlangan R-Craft dalam hal ini Fitriani. Setelah beberapa kali mewakili Pemprov Sulsel untuk pameran di provinsi lain, produk kerajinannya semakin dikenal.

Laporan: JUNI SEWANG

Pemesanan dalam jumlah satuan hingga kodian mulai berdatangan. Di situlah, Ria mulai menyadari, untuk mengembangkan UKM-nya.
“produk saya tidak hanya menjadi spesialis pameran saja, pemasaran sampai ke marketnya di seluruh nusantara. Produk, market, dan logistik, satu kesatuan yang tak terpisahkan dalam usaha termasuk UKM, sekarang, sudah tidak ada ceritanya, orang datang ke tempat kita sekadar untuk membeli produk kita. Yang kini sudah mulai merambah penjualan online.” tuturnya.
Fitriani, pemilik R-Craft, saat menerima kunjungan study tour dari Pesantren Darul Istiqomah Kajuara, Kabupaten Bone, Sulsel. Beberapa sekolah dan lembaga mengunjungi rumah produksi R-Craft di Jalan Sultan Abdullah 1 No.32, Kecamatan Tallo, Kota Makassar, untuk menimba ilmu kerajinan tangan anyaman eceng gondok.
Keberhasilan Ria, menjadi inspirasi bagi ibu-ibu lainnya di Kecamatan Tallo. Setelah Ria dipercayakan menjadi Ketua Forum UKM Kec. Tallo, di sela aktivitas sebagai ibu rumah tangga, Ria tak segan berbagi ilmu. Beberapa UKM dari Forum UKM Kecamatan Tallo yang dibinanya, bahkan sudah mandiri dengan membuat usaha sendiri dengan usaha berbeda, seperti, UKM Rotan, UKM Bambu, UKM Kuliner tradisional Makassar, UKM Perak dan UKM barang daur ulang.
“Saya bangga ibu-ibu di sekitar kampung kami kini akhirnya punya penghasilan sendiri menopang keluarganya lebih baik dengan keterampilannya. Produk-produk mereka juga sudah banyak dipesan dari luar Sulsel,” ungkapnya.
Fitriani, menyadari, kesuksesannya itu tidak lepas dari sentuhan tangan pemerintah dan berbagai pihak yang peduli terhadap berkembangnya UKM.
“Saya sangat bersyukur, sekarang ini pemerintah, perbankan, dan bahkan sejumlah perusahaan BUMN dan swasta seperti mendorong UKM sebagai sektor yang penting dalam menopang ekonomi saat ini. Baik sebagai mitra maupun sebagai binaan,” terangnya.
Dia berharap, semakin banyak UKM yang diperkenalkan dan difasilitasi menghadapi pasar global?.
Awalnya, Tahun 2013, Fitriani membuat kerajinan apa adanya untuk dipakai sehari-hari di rumah, sekadar memanfaatkan eceng gondok agak tak hanya dibakar setelah dikumpulkan dan mengering di tepian sungai. Namun, di luar dari nalarnya, produknya tersebut justru menarik perhatian banyak orang, mulai dari keluarga, tetangga dan sahabat. Lambat-laun, produk anyaman eceng gondok Ria, sapaan akrabnya, kian dikenal. Dia pun mulai memberi merek, R-Craft. Ria memberdayakan ibu-ibu di sekitar tempat tinggalnya di bantaran Sungai Tallo itu.
Melalui R-Craft, kerajinan anyaman eceng gondok seperti tas, dompet, sendal, taplak meja, keranjang, tudung saji, hingga bantal kursi, yang dibuat unik dan beda, kini telah melanglangbuana ke seluruh nusantara. Harga variatif, mulai dari Rp15 ribu untuk dompet, Rp200 ribu hingga Rp400-an ribu untuk tas. Hal itu mengangkat ekonomi keluarga dan warga sekitar.
“Sampai bisa dikenal di provinsi lain itu, karena Alhamdulillah, pemerintah, baik dari Kecamatan Tallo, Pemerintah Kota Makassar, hingga Pemerintah Provinsi Sulsel, kerab mempercayakan kepada kami untuk mewakili pada pameran Usaha Kecil Menengah (UKM). Sejak itulah produk kami mulai dikenal di berbagai provinsi di nusantara,” cerita Ria, yang kini didaulat menjadi Ketua Forum UKM Kecamatan Tallo, Kota Makassar. (jun)



×


Produknya Semakin Dikenal saat Wakili Pemprov di Pameran

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar