MAKASSAR, BKM — Dinas Tenaga Kerja Provinsi Sulsel bekerja sama dengan Universitas Fajar menggelar bursa kerja atau job fair selama dua hari, 21-22 Oktober 2019 di Kampus Univesitas Fajar. Kegiatan itu dibuka Asisten II Pemprov Sulsel M Firdha.
Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Sulsel, Agustinus Appang menjelaskan bursa kerja itu diikuti 33 perusahaan nasional dan multi nasional. Terdiri dari perusahaan yang membidangi industri, finance, real estate, outsourcing, perbankan dan telekomunikasi.
Jumlah lowongan kerja yang tersedia dalam sebanyak 2.635 terdiri dari 1404 lowongan untuk perempuan dan 1188 lowongan perempuan. Sementara lowongan pekerjaan untuk laki-laki dan perempuan sebanyak 42 orang.
Selain itu, kata Agustinus, job fair tahun ini jufa diikuti satu lembaga yang menempatkan tenaga kerja ke luar negeri yakni Jepang.
“Lembaga tersebut adalah Lembaga Pendidikan dan Pelatihan Rakyat yang akan merekrut 55 tenaga kerja untuk dilatih dan ditempatkan sesuai dengan lowongan/jabatan yang diinginkan,” ungkap Agustinus.
Di pembukaan job fair itu, tercatat sebanyak 1574 orang melakukan link registrasi (bitly) atau mendaftar.
Asisten II Pemprov Sulsel, M Firdha menjelaskan job fair merupakan upaya konkrit untuk mempertemukan para pencari kerja dengan perusahaan yang membuka lowongan.
“Ini salah satu upaya untuk menekan angka pengangguran di Sulsel. Pemprov tentu sangat mendukung kegiatan seperti ini,” ungkapnya kemarin.
Dia menjelaskan, saat ini, masyarakat yang masuk dalam kategori angkatan kerja sebanyak 4,1 juta jiwa. Namun sekitar 5,43 persen masih menganggur.
Jumlah angkatan kerja yang masih menganggur itu, kata Firdha, berasal dari berbagai latar pendidikan diantara SMA/SMK, diploma tiga, hingga S1.
“Pemprov Sulsel melalui Disnakertrans berusaha untuk mengurangi angka pengangguran itu dengan membuka bursa kerja. Selain itu, kegiatan produktif semakin dibuka peluangnya,” tandas Firdha. (rhm)
2.635 Loker Dibuka Selama Job Fair
×

