MAKASSAR, BKM — Pandemi covid-19 masih berlangsung hingga saat ini. Tak terkecuali di Kota Makassar. Proses pembelajaran jarak jauh (PJJ) sistem daring (online) terus berlanjut.
Ketersediaan kuota data internet yang selama ini menjadi keluhan para orangtua siswa, berusaha untuk diatasi. Seperti yang dilakukan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Tunas Bangsa, Makassar.
Dengan menggunakan dana bantuan operasional sekolah (BOS), dialokasikan kuota data internet untuk mendukung proses PJJ. Bukan hanya siswa yang mendapatkannya, namun juga para guru. Penyerahannya dilakukan secara simbolis oleh Kepala SMK Tunas Bangsa Dra Tanri Alang, Selasa (11/8).
Sebanyak 57 siswa mendapatkan jatah kuota sebesar 6 giga bite (GB). Sementara 18 guru memperoleh 20 GB. Untuk penyalurannya, pihak sekolah yang membeli dalam bentuk voucher lalu kemudian dibagikan kepada siswa dan guru. Pembagiannya dilakukan setiap empat bulan, sesuai dengan alokasi dana BOS yang keluar empat bulan sekali.
”Kita berharap bantuan ini bisa membantu siswa dan guru dalam proses belajar mengajar secara online. Khususnya di tengah pandemi seperti sekarang ini. Anggaran untuk pembelian kuota diperoleh dari dana BOS ,” ujar Tanri Alang. (rls)

