MAKASSAR, BKM–Guna mencegah timbulnya stunting pada anak-anak di Kota Makassar. Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Makassar, Mesakh Raymond Rantepadang, mendorong pemberian air susu ibu (ASI) eksklusif kepada anak sejak dini.
Hal tersebut disampaikan depan warga yang didominasi perempuan di dalam kegiatan Sosialisasi Peraturan Perundang-Undangan Tahun Anggaran 2021 Angkatan XII Peraturan Daerah (Perda) Nomor 3 Tahun 2016 tentang Pemberian Air Susu Ibu (ASI) Eksklusif, Minggu (29/8) di Hotel MaxOne Makassar.
“Ini sangat penting karena terkait dengan generasi penerus bangsa. Apalagi target pemerintah kota Makassar sekarang ini menargetkan nol stanting, sehingga dengan sosialisasi terkait air susu ASI eksklusif ini sangat penting, agar supaya bisa mencapai target itu kedepannya,” ungkapnya.
Lanjut Legislator Fraksi PDIP Makassar menilai bahwa Perda ASI Eksklusif mempunyai peranan penting untuk dapat diketahui ibu dalam memonitor, mendukung, dan melaksanakan pemberian ASI eksklufi. Serta penting dalam menunjang pemeliharan kesehatan dan tumbuh kembang bayi.
Hadir sebagai pemateri, Wakil ketua DPRD Kota Makassar Periode 2014-2019 Indira Mulyasari Paramastuti Ilham yang juga sebagai Duta ASI Makassar dan Akdemisi Lilik Meilany, SSt.M.Kes. “Anak-anak harus diberikan nutrisi yang baik dalam kandungan air susu Ibu, mempunyai kandungan yang luar biasa untuk otak dan pertumbuhan bayi sehingga ini sangat penting disosialisasikan,” ujarnya.
Mesakh R. Rantepadang sebagai Legislator menyampaikan, regulasi ini mengatur tidak hanya menjamin pemberian tetapi akan memberikan penguatan di tempat umum untuk menyediakan ruang menyusui yang disebut dalam perda.
“Kami berharap bisa diketahui untuk meningkatkan dan mencari generasi penerus bangsa dengan pemberian ASI Eksklusif. Kami selaku anggota legislatif bertugas memberikan legal stsnding yang jelas terhadap apapun yang dibutuhkan masyarakat dan menjamin tempat umum untuk menyediakan fasilitas ruang menyusui,” jelasnya.
Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Kota Makassar periode 2014-2019 Indira Mulyasari saat tampil sebagai pembicara, menjelaskan pentingnya pemberian ASI kepada anak yang telah didukung oleh pemerintah. Ia menyebut, beberapa orang masih memberikan ASI tapi dengan kepercayaan mitos, misalnya, tidak menyusui saat sedang hamil dan menyusui bisa membuat gemuk.
“Dengan adanya perda ini, sudah banyak ditemukan rumah sakit yang mendukung inisiasi menyusui dini (IMD), hadirnya perda ini juga bisa menawarkan bayi kita untuk ASI Eksklusif dari pada susu formula,” tuturnya. (ita)

