pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Plt Gubernur Buka Konferensi Penyiaran Indonesia

MAKASSAR, BKM – Pelaksana Tugas Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, membuka secara resmi acara Konferensi Penyiaran Indonesia 2021 secara virtual, yang diselenggarakan selama dua hari, Rabu dan Kamis (15-16).
Rangkaian Konferensi Penyiaran Indonesia ini, salah satunya seminar nasional dengan mengangkat tema “Mewujudkan Media Komunikasi dan Industri Penyiaran yang Sehat, Tangguh dan Berbasis Kemanusiaan”.

Seminar nasional yang terbagi beberapa sesi ini menghadirkan berbagai narasumber. Termasuk menghadirkan keynote speaker yakni Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI, Sandiaga Salahuddin Uno.
Konferensi Penyiaran Indonesia ini diselenggarakan oleh Universitas Hasanuddin dengan bekerja sama dengan KPI beserta berbagai perguruan tinggi di Indonesia.
Plt Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman mengapresiasi Universitas Hasanuddin sebagai tuan rumah dalam penyelenggaraan Konferensi Penyiaran Indonesia tahun 2021 ini.

“Semoga ini menjadi momentum bahwa dengan kebersamaan ini kita bisa saling menguatkan untuk menghadirkan siaran-siaran yang lebih inovatif dan edukatif untuk masyarakat,” katanya.
Di tengah kondisi pandemi covid-19 ini, kata dia, menjadi waktu yang tepat dalam melahirkan berbagai inovasi serta gagasan dalam pemanfaatan teknologi di era digitalisasi ini.
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI, Sandiaga Salahuddin Uno mengaku, bahwa pandemi covid-19 berdampak pada semua sektor, termasuk sektor pariwisata dan ekonomi kreatif. Keterpurukan sektor pariwisata yang sampai -80 persen dari segi devisa ternyata menyisakan satu harapan di bagian ekonomi kreatif yaitu sub sektor televisi dan radio yang menunjukkan perkembangan yang luar biasa.

“Sektor televisi dan radio dan sektor penyiaran mengalami revival, kami melihat bahwa semangat untuk beradaptasi dan inovasi agar dapat bangkit dari pandemi Covid-19, dimana kita terapkan strategi inovasi, adaptasi dan kolaborasi. Ternyata teknologi digital dan teknologi informasi dan komunikasi menjadi fenomena yang spektakuler. Pada akhirnya kita harus ciptakan konten yang yang kreatif, mempersatukan kita dan kita distribusikan informasi yang akurat, terverifikasi dalam bingkai inovasi. Bagaimana informasi tersebut sesuai dengan nilai luhur bangsa dan penyiaran ini,” jelasnya.

Ketua KPI Pusat, Agung Suprio mengatakan, bahwa Komisi penyiaran Indonesia akan selalu terbuka untuk menerima saran dan kritik yang konstruktif sebagai upaya perbaikan perbaikan kinerja KPI. “kami berharap di dalam forum ini para pakar serta pegiat komunikasi dan penyiaran duduk bersama mengkonsolidir gagasan untuk penyiaran yang jauh lebih inovatif dan berkualitas untuk masa depan,” katanya.

Rektor Universitas Hasanuddin, Dwia Aries Tina Pulubuhu, juga mengatakan, bahwa dalam era informasi ini, maka media penyiaran menjadi salah satu backbone kehidupan masyarakat global yang perlu terkoneksi satu sama lain melalui informasi yang terkini yang bisa dijangkau luas. (jun)



×


Plt Gubernur Buka Konferensi Penyiaran Indonesia

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link