MAKASSAR, BKM– Delapan kelurahan yang ada berada di Kecamatan Manggala diminta untuk segera mendirikan posko siaga bencana. Selain itu, para lurah juga diharapkan aktif melakukan monitoring di masing-masing wilayah.
Camat Manggala, Andi Fadli, mengatakan, mengingat hujan lebat disertai angin kencang aktif turun, kewaspadaan dan antisipasi perlu ditingkatkan. Mengingat juga ada instruksi Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto terkait potensi cuaca ektrem di Kota Makassar.
“Seluruh lurah harus aktif memonitoring di wilayah masing-masing khususnya bagi wilayah yang masuk zona langganan banjir setiap tahun saat musim hujan tiba,” seru Andi Fadli, Rabu (19/1).
Tidak sebatas itu saja, Andi Fadli tidak lupa mempertegas agar lurahnya benar-benar melakukan monitoring baik itu teknis maupun berupa informasi. Posko siaga bencana pun harus 24 jam.
“Posko siaga bencana harus aktif 24 jam. Jangan lengah mengontrol wilayah masing-masing,” tegasnya.
Terkhusus buat Satgas Kebersihan diharapkan mendeteksi ancaman pohon yang berpotensi tumbang dan mengontrol saluran drainase. Tugas lurah harus memastikan tidak ada sampah yang menghambat akses air. (arf)

