MAKASSAR, BKM–Rencananya Maret mendatang, genap dua setengah tahun masa kerja Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Makassar periode 2019-2024. Masa perombakan pimpinan sejumlah alat kelengakapan dewan (AKD) seperti komisi dan badan kehormatan (BK) akan segera dilakukan.
Sekretaris Dewan (Sekwan), Dahyal, menegaskan, kalau saat ini seluruh Fraksi yang ada di DPRD Makassar masih memusyawarahkan siapa anggota mereka yang akan ditunjuk untuk menduduki posisi di AKD.
“Kalau agenda pergantiannya belum ada karena sekretariat masih menunggu keputusan setiap fraksi, termasuk kesepakatan dari tiap fraksi terkait usulan nama,” ungkapnya di gedung DPRD Makassar, Selasa (15/2).
Empat fraksi rencananya akan mendapatkan jatah pimpinan AKD DPRD Makassar . Pergantian unsur pimpinan AKD tersebut berdasarkan kesepakatan fraksi-fraksi di DPRD di awal periode, terkait pengisian jabatan pimpinan AKD yang diberikan setengah periode berjalan kepada masing-masing fraksi pemilik kursi di legislatif.
Sementara itu, Koordinator Badan Musyawarah (Bamus) DPRD Makassar, Andi Suhada Sapaille, mengatakan, belum ada rapat pembahasan mengenai perombakan unsur AKD, namun untuk pergantian pimpinan AKD akan dilakukan pada Maret mendatang.
“Rapat keputusannya belum, tapi masing-masing sudah memutuskan siapa anggotanya yang bakal isi di komisi atau unsur AKD ini. Nanti awal Maret bamus mengagendakan agar fraksi-fraksi mulai membahas secara internal,” katanya.
Sehingga nama-nama anggota dewan setiap fraksi yang direkomendasikan sudah bisa disetor ke pimpinan DPRD, guna mengisi porsi pimpinan yang jatahnya diberikan ke pada empat fraksi. “Kita jadwalkan Maret mendatang sudah diparipurnakan nama-nama yang disetorkan dari masing-masing fraksi,”katanya.
Empat fraksi yang akan mendapat porsi jatah kursi pimpinan AKD di dua setengah tahun periode disebutkan jika fraksi PPP akan mengisi kursi pimpinan ketua Komisi A Bidang Pemerintahan, Fraksi PAN mengisi kursi pimpian Komisi C Bidang Pembangunan, Fraksi PKS akan mengisi Komisi D Bidang Kesra dan Fraksi Gerindra mendapat pimpinan Komisi B Bidang Ekonomi.
Sementara untuk pimpinan AKD yang lain seperti Bamus dan Badan Anggaran(Banggar) sebut Suhada tetap akan diisi oleh fraksi pemilik kursi terbanyak yakni Demokrat dan PDI-P.” Kalau dua itu berdasarkan kesepakatan pimpinan saja, tetapi kemungkinan saya akan tukar posisi ke Bapemperda,” ucapnya.
Terkait fraksi yang akan menempati kursi pimpinan Badan Pembentukan Perda(Bapemperda) dan Badan Kehormatan(BK) belum ada kesepakatan lebih lanjut lagi antar fraksi. (ita)

