pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Bagja: Nantinya Sekda Takalar Akan Dilakukan Pemeriksaan Perihal Video

MAKASSAR, BKM–Tim Hukum pasangan calon Presiden dan Wakil Presiden nomor urut 1 Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (Amin) untuk Sulsel telah melaporkan Sekretaris Daerah Kabupaten Takalar, Muh Hasbi ke badan pengawas pemilihan umum (Bawaslu).
Ketua Bawaslu RI Rahmat Bagja mengaku, jika pihaknya belum menerima laporan tersebut. Karena, memang laporan itu dilakukan Timnas Amin di Bawaslu Sulsel.
“Belum ada laporan, tapi kami sudah melakukan penelusuran, Sekda Takalar kan? Iya ini beberapa kami lakukan penelusuran dan sudah kami periksa beberapa teman-teman, nanti kita follow-up. Apakah ada hadir di acara itu, siapa dan bagaiamana,” kata Bagja, saat dikonfirmasi, Rabu (17/1).

Bagja menyebut, nantinya Sekda Takalar akan dilakukan pemeriksaan perihal video viral tersebut.
“Nanti misalnya mas ngomong ‘saya perintahnya Pemred begini-begini, padahal tidak’ bagaimana? Kan dicek bawah dulu, tiba-tiba kita periksa atasnya oh bener enggak, ternyata enggak,” ujarnya.
Sehingga, hal itu lah yang membuat Bawaslu tidak bisa memeriksa mantan Wali Kota Solo tersebut.
“Ya namanya apa, kalau tidak ada perintah tertulis bisa atau enggak, enggak bisa. Kecuali terekam ya, terekam, tervideo kan dalam bentuk gambar dan lain,” paparnya.

“Tapi kalau cuma ‘saya mendapat a saya mendapat b’ ya susah dibuktikan, gimana kita mau tindaklanjuti,”urainya.
Penjabat Gubernur Sulawesi Selatan Dr. Bahtiar Baharuddin, mengaku sudah menonton langsung video yang viral tersebut, menurutnya video tersebut bisa saja dipotong potong ada yang dikurangi.
“Saya sudah berkoordinasi dengan Bawaslu, biarlah itu diselesaikan dengan mekanisme Bawaslu. Kalau kita lihat secara umum, saya sudah nonton videonya dari awal sampai akhir ya tidak ada maksud untuk mengarahkan tapi itu biarlah diselesaikan dengan hukum pemilu, kan sudah ada aturannya. Jadi kita percayakan sepenuhnya kepada Bawaslu, Bawaslu itu kan ada Gakkumdu akan melihat konteks secara utuh Kalau saya lihat ada proses tanya jawab ada yang respon saja,” jelas Bahtiar disela sela kunjungannya dirumah jabatan Bupati Takalar, Rabu (17/1).
“Saat ditanyakan salah satu tim hukum paslon menyatakan tidak pernah mengajak para guru memilih anak presiden atau salah satu calon. Dia cuma menyampaikan program,” terang Bahtiar.

Hadir pula Sekda Takalar, Muhammad Hasbi, dikonfirmasi tim kuasa hukum salah satu Paslon Capres RI melaporkan dirinya di Bawaslu, dirinya membantah bila ia mengajak para guru memilih salah satu calon Capres/Cawapres
“Saya kira itu proses hukum yang berjalan dari masing-masing tim tentu menyikapi video viral tapi saya pribadi merasa tidak pernah menggiring apalagi mengajak orang memilih paslon Itu terjadi spontanitas hanya semacam kelakar menghibur audiens saja karena guru-guru bersedih sebab mereka mempertanyakan bagaimana nasib kami PPPK bertahun-tahun tidak diangkat. Sementara tidak ada kejelasan nasib maka saya menghibur mereka. Tenang saja kan sudah ada Presiden mengumumkan akan ada pengangkatan formasi CPNS kurang lebih 2 juta. Memang saya menyampaikan kalau anaknya Jokowi menang itu berkelakar saja, menghibur sudah ada penelusuran kemarin dan sudah dimintai keterangan. Dan hari ini saya masih tinggal di Takalar untuk memenuhi semua panggilan,” ungkap Hasbi. (jun/rif)



×


Bagja: Nantinya Sekda Takalar Akan Dilakukan Pemeriksaan Perihal Video

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link