BIASANYA, menjadi anak tunggal dalam sebuah keluarga identik dengan manja. Hal itu disadari oleh Khamryanti Dewi. Namun ia ingin membuktikan kalau anak semata wayang tidak selamanya manja.
Salah satu yang dilakukannya adalah mencari uang sendiri. Ryanti, sapaan akrabnya, kini bekerja sebagai public relation (PR) di Hotel Dynasti.
Di sela-sela rutinitasnya bekerja, cewek kelahiran Makassar, 5 Januari 1995 ini juga menyempatkan kuliah. Ia kini tercatat sebagai mahasiswi di Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Yayasan Pendidikan Ujungpandang (STIE YPUP).
Mendapat posisi sebagai PR di sebuah hotel tidak diperoleh Ryanti dengan mudah. Ia memang sudah merintisnya dari sejak duduk di bangku Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) 8 Makassar. Saat itu dia mengambil jurusan khusus perhotelan, karena memang ingin bekerja di hotel.
”Saya memang suka dunia perhotelan. Makanya, waktu SMK ambil jurusan itu. Sekarang sudah bekerja dan bisa membiayai diri sendiri dan untuk kuliah,” ujar putri tunggal pasangan A Juma Dg Bundu dan Nuraeni ini.
Sebelum di Hotel Dynasti, Ryanti pernah bekerja sebagai marcom (marketing communication) di Hotel Aswin. Pekerjaan tersebut dilakoninya setamat SMK.
Di usianya yang tergolong masih muda, Ryanti mengaku membutuhkan waktu ekstra untuk membagi antara melaksanakan tugasnya sebagai PR dan kuliah.
”Agar keduanya bisa berjalan dengan baik, yang dibutuhkan adalah komitmen dan tanggung jawab. Saya tidak mau anak tunggal itu selalu dianggap manja,” tandasnya.
Melalui hobinya yang traveling, Ryanti terus mengasah kemampuannya berbahasa, khususnya bahasa Inggris.
Penyuka kepiting dan kuliner berbau seafood ini tak menampik jika dunia perhotelan banyak godaannya. Namun dia tidak melihatnya sebagai sebuah masalah besar.
”Godaan itu sih pasti ada. Bagi saya, itu bagian dari ujian kesabaran bagi kita yang bekerja di dunia perhotelan. Intinya, jangan sampai tergoda,” kuncinya. (ita/rus)
Buktikan tidak Manja
×

