pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Kembangkan Model Antenatal Care, Dosen Politeknik Mega Rezky Raih Doktor di UNM

MAKASSAR, BKM — Faktor dominan yang menjadi sorotan sebagai penyebab tingkat kematian bayi adalah pengetahuan ibu hamil tentang risiko kematian bayi. Risiko kematian ibu juga tidak lepas dari pengetahuannya tentang gaya hidup yang tepat saat menjalani masa kehamilan.

Upaya pencapaian target derajat kesehatan yang terkait dengan ibu hamil adalah penyediaan tenaga kesehatan profesional yang kompeten mengedukasi ibu hamil hingga saat menjelang persalinan dan dukungan pada beberapa pekan setelah melahirkan (perawatan nifas). Pelayanan ibu hamil tersebut dikenal sebagai antenatal care.

Secara spesifik, pada antenatal edukasi, kader kesehatan diharapkan dapat mengedukasi ibu hamil sehingga memiliki pengetahuan dan sikap yang baik terhadap pencegahan resiko kegagalan kehamilan. Namun, dukungan tersebut masih minim karena ketidakmampuan kader memberi edukasi tentang pola hidup yang tepat agar ibu hamil dapat menjalani kehamilan dengan baik dan melalui proses kelahiran dengan baik.

Hal itu diungkapkan Dian Meiliani Yulis ketika mempertahankan disertasinya pada sidang ujian promosi doktor untuk meraih gelar doktor dalam bidang PKLH, Rabu, 16 November 2022 di Aula Lantai 5 Gedung AD Program Pascasarjana (PPs) Universitas Negeri Makassar (UNM). Disertasinya berjudul Model Edukasi Antanatal bagi Ibu Hamil di Kota Makassar.

Sidang ujian promosi doktor dipimpin Prof.Dr. Anshari, M.Hum. dengan anggota Prof.Dr. Ir. Muhammad Yahya, M.Kes.,M.Eng.,IPU.,ASEAN Eng. selaku promotor, Dr. Moh. Ahsan S. Mandra, ST.MT., selaku kopromotor, Dr. Andi Asmawati, M.Si., Prof. Dr. Ir. Nurulita Pertiwi, M.T., Prof.Dr. Hamsu Abdul Gani, M.Pd., dan Dr. Andi Maulana, M.Pd. selaku penguji eksternal.

Tujuan riset dosen Politeknik Kesehatan Mega Rezky Makassar ini adalah menghasilkan model edukasi antenatal bagi ibu hamil di Kota Makassar yang valid, praktis, dan efektif. Riset dan pengembangan ini mengacu pada model ADDIE.

Pada tahap analisis, diuraikan karakteristik antenatal edukasi di Kota Makassar. Selanjutnya, pada tahap perancangan, peneliti merancang perangkat model edukasi antanetal dan pada tahap pengembangan, peneliti menemukan prototipe model yang valid berdasarkan penilaian validator.

”Tahap evaluasi dilakukan berbagai langkah untuk mendapatkan model yang praktis. Pada tahap ini, peneliti melibatkan 48 kader pada tiga tahap uji coba. Tahapan ini dilakukan dengan membandingkan tingkat pengetahuan dan sikap kader terhadap antenatal edukasi. Data yang terkumpul dianalisis menggunakan uji statistik deskriptif dan uji t test,” jelas Dian Meiliani.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa model antenatal edukasi yang diberikan dinyatakan valid dan praktis bagi ibu hamil. Model edukasi antenatal juga efektif meningkatkan pengetahuan dan sikap kader dalam mengedukasi ibu hamil selama masa kehamilan.

Seusai menjawab semua pertanyaan, sanggahan, dan klarifiksi dari tim penguji, Dian Meiliani Yulis dinyatakan lulus dengan memeroleh IPK 3,98 dan predikat kelulusan dengan pujian atau cumlaude. Dia tercatat sebagai alumni ke-1128 PPs UNM dan ke-96 Program Studi PKLH.

Turut hadir dalam sidang ujian promosi doktor ini di antaranya Wakil Ketua DPRD Kota Tual Ambon Ali Mardana, S.E., Kepala Balai Permukiman Wilayah Sulsel Dr.Ir. Ahmad Asiri, M.Si., Ketua STAIN Majene Prof.Dr. Wasilah Sahabuddin, ST., M.T., Wakil Direktur IV Poltekkes Mega Rezky Dr. Hasrianti, M.Si., dan Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup Sulsel Dr. Ir. Andi Sarafah, M.Si. (rls)



×


Kembangkan Model Antenatal Care, Dosen Politeknik Mega Rezky Raih Doktor di UNM

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link