pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Pemprov Target PAD Rp6,18 T

MAKASSAR, BKM — Pemerintah Provinsi Sulsel menargetkan kontribusi Pendapatan Asli Daerah (PAD) di APBD Pokok tahun 2016 sebesar Rp6,18 triliun.
Hal tersebut diketahui saat Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo menghadiri rapat paripurna terkait penjelasan Gubernur Sulsel Terhadap Nota Keuangan dan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) APBD Tahun 2016, di Ruang Rapat Paripurna DPRD Sulsel, Senin (16/11).
Syahrul menjelaskan, pemprov akan fokus mencari pemasukan dari sektor pemungutan dan perpajakan tahun depan.
Ia menjelaskan, pada tahun 2016 dengan memperhitungkan dinamika yang ada, maka target indikator yang ingin dicapai adalah pertumbuhan ekonomi antara 7,5 persen sampai 8,2 persen. Sedangkan, PDRB mencapai Rp46 juta.
Untuk mewujudkan semua ini, lanjutnya, butuh kerjasama semua pihak.”Sepanjang suasana kondusif dan harmonis, Insya Allah target yang ada bisa dicapai. APBD 2016 merupakan penjabaran RKPD dan RPJMD yang ada,” terangnya.
Tahun depan, lanjut Syahrul, Pemprov Sulsel akan fokus pada pembangunan maritim dan kehutanan. Selain itu, ada beberapa megaproyek infrastruktur yang sementara berjalan akan digenjot pembangunannya,” kata Syahrul, saat membacakan nota keuangan.
Syahrul memaparkan,? kinerja pembangunan Sulsel beberapa tahun terakhir mengalami perkembangan signifikan, setelah ditunjang komitmen yang tinggi seluruh stakeholder. Pertumbuhan ekonomi selalu di atas rata-rata nasional. Pada triwulan ketiga tahun 2015 ini, pertumbuhan ekonomi Sulsel berkisar 7,34 persen.
“Salah satu sumber utama pertumbuhan ekonomi Sulsel adalah sektor pertanian. Pada September lalu, kita bahkan melakukan panen dan penanaman padi meskipun di Indonesia ada kemarau panjang. Kita juga telah mendistribusi beras ke 27 provinsi di Indonesia,” ujarnya.
Syahrul menambahkan, beberapa megaproyek yang akan digenjot pembangunannya antara lain New Makassar Port, Airport Sultan Hasanuddin, rel kereta api, empat DAM, energi tenaga bayu di Sidrap, dan underpass.”Kita sementara dorong pembangunan airport di Bulukumba untuk menghidupkan kembali pariwisata di Bira. Rammang-rammang juga menjadi salah satu fokus pengembangan pariwisata Sulsel,” urainya.
Sementara itu, Ketua DPRD Sulsel, HM Roem, saat memimpin rapat paripurna, mengatakan, penyampaian nota keuangan merupakan tugas kepala daerah untuk dibahas bersama DPRD. Badan Musyawarah (Bamus) sudah menjadwalkan tahapan pembahasan sesuai aturan.
“Meskipun terjadi perlambatan ekonomi secara nasional, pertumbuhan ekonomi Sulsel tetap tumbuh, bahkan tetap di atas rata-rata nasional. Hanya, kinerja ekonomi di atas nasional harus disikapi dan dicermati dampak ikutannya, misalnya pengurangan angka pengangguran, dibukanya lapangan kerja, hingga proses industrialisasi, jelasnya.
Roem menambahkan, industri berbasis Sumber Daya Alam (SDA) harus dikembangkan. Ketersediaan energi juga harus menjadi perhatian pemerintah daerah. “Perlu upaya sistemik untuk meningkatkan IPM antara 74,50 – 75,50 sesuai RPJMD,” kata Roem. (rhm/war/b)



×


Pemprov Target PAD Rp6,18 T

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar