pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Butuh Rp13 M Benahi Terminal Malengkeri

MAKASSAR, BKM–Kondisi Terminal Angkutan Darat Malengkeri terlihat semakin kumuh dan seakan tak lagi tersentuh pembangunan. Kondisi jalan masuk dan keluar di terminal terlihat berlobang.

Selain jalan yang rusak, tempat duduk penumpang ibarat lods pedagang ikan di dalam pasar tradisional yang begitu kotor dan jorok, termasuk wc-nya. Gedungnya pun terlihat plafonnya sudah rapuh, bocor, atapnya pun semrawut.
Tahun ini, Perusahaan Daerah (PD) Terminal Makassar Metro mulai merencanakan penataan terminal menjadi lebih bersih, aman dan nyaman. Hanya saja, untuk menghadirkan kondisi itu, PD Terminal membutuhkan anggaran sebesar Rp13 miliar.
Direktur Utama PD Terminal Makassar Metro, Hakim Syahrani membenarkan hal tersebut.
Menurutnya, pihaknya telah mengusulkan anggaran itu Pemerintah Kota Makassar melalui APBD-Perubahan 2016.”Kita telah usulkan dan telah membuat rencana anggaran biaya (RAB) terkait revitalisasi sarana dan prasarana Terminal Malengkeri sebesar Rp13 miliar. Mudah-mudahan usulan itu diterima,” jelasnya kepada BKM, Kamis (19/5).
Hakim menambahkan, pihak terminal sebelumnya telah melakukan pembenahan dan perbaikan secara bertahap, seperti pembenahan kios, jalan (melakukan penimbunan). Hanya saja, pembenahan dilakukan tidak dapat secara menyeluruh karena terkendala ketersediaan anggaran.
“Kita mengelola anggaran secara mandiri, tidak ada bantuan. Meski demikian kita tetap tidak tinggal diam semata-mata menunjang peningkatan pelayanan jasa angkutan daerah,” jelasnya.
Bahkan, tegas mantan Dirut PD Pasar Makassar Raya itu, pihak PD Terminal akan menemui Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto terkait rencana pembenahan Terminal Malengkeri.”Mudah mudahan pak wali bisa menyetujuinya. Rencana ini membutuhkan biaya yang besar, mudah mudahan bisa disetujui melalui penyertaan modal,” harap Hakim.
Pembenahan sarana prasarana nantinya, jelas dia, akan dilengkapi dengan berbagai fasilitas seperti ruang tunggu penumpang, mushollah, green space, plaza, kantor, pintu masuk, pos jaga dan lain lain.
Hakim juga mengungkapkan, aktivitas kendaraan di terminal ini terdiri dari kendaraan angkot pete pete warna merah yang terdaftar sebanyak 600 unit dan keluar masuk 275 unit. Selain itu kendaraan jenis Panter sebanyak 246 yang terdaftar keluar masuk 175. Sementara jumlah kios 55 antara lain 29 dibangun pemkot dan 18 koperasi dan 8 dibangun mandiri.
Sementara itu, Kepala Unit Terminal Malengkeri, Muhsin R Radja mengatakan, pembenahan terminal sudah saatnya dilakukan karena sudah kurang lebih 40 tahun belum pernah dilakukan perbaikan.
“Sebenarnya pembenahan juga sudah dilakukan. Namun perbaikan yang dilakukan apa adanya. Kita kan terbentur dengan ketersediaan anggaran. Mudah mudahan usulan ini nantinya bisa diterima,” katanya.
Saat ini kata Muhsin, pembenahan yang telah dilakukan di terminal Malengkeri seperti penimbunan jalan, perbaikan lods dan beberapa sarana lainnya.
Sejumlah pengguna jalan yang sempat ditemui BKM, utamanya sopir mobil penumpang yang setiap hari keluar masuk terminal juga mengeluhkan kondisi tersebut.
Mereka mempertanyakan pungutan retribusi dikemanakan sampai-sampai jalan tersebut belum diperbaiki.
“Kita menyayangkan kondisi termina. Jalan rusak juga bisa merusak onderdil kendaraan,” ujar Rahman, pemilik mobil angkutan yang kerapkali mangkal di depan Terminal Malengkeri.
Bukan hanya sopir yang mengeluhkan kondisi terminal, para pengguna Terminal Malengkeri, Kota Makassar juga mengeluhkan tidak adanya perhatian Pemerintah Kota Makassar terhadap kondisi terminal yang sangat tidak terawat yang menimbulkan kesan kumuh.
“Saya sangat menyayangkan kondisi terminal saat ini. Kita para penumpang tidak mungkin mau masuk ke dalam terminal yang terlihat jorok dan kumuh. Lebih baik, tunggu mobil di luar terminal,” ujar Anti warga Bulukumba ini.
Calon penumpang yang akan ke Selayar, Ridwan, juga memilih menunggu mobil di luar terminal. Dia-pun pastikan terminal akan sepi.“Jelas sepi, karena penumpang memilih di luar, tidak masuk terminal,” katanya.(ucu/war)



×


Butuh Rp13 M Benahi Terminal Malengkeri

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar