SIDRAP, BKM — Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) mewabah di Kabupaten Sidrap. Enam bulan terakhir, tercatat 106 warga terserang DBD.
Serangan DBD paling kencang terjadi di Februari lalu. Sedikitnya 42 warga terserang, menyusul bulan Januari sebanyak 32 kasus.
Angka korban DBD di bulan Maret sedikit menurun, hanya ada 24 warga yang terserang DBD, begitupun di April, hanya ada 7 korban serta satu orang terserang di bulan Mei.
Namun, memasuki Juni 2016 ini, korban DBD di Sidrap kembali meningkat. Hingga Selasa, Kasus, 21 Juni, Dinas Kesehatan (Diskes) Sidrap sudah mencatat 8 warga terserang DBD.
“Warga yang terserang itu dirawat di dua puskesmas, 6 warga di Puskesmas Rappang, dan 2 dari Puskesmas Tellu Limpoe,” ujar Mustamin, staf Pengelola DBD Diskes Kabupaten Sidrap, kemarin.
Dalam upaya menekan serangan DBD di Sidrap itu, Mustamin mengaku Diskes Sidrap telah membentuk dan mengaktifkan pokjanal DBD tingkat Kecamatan.
Sosialisasi tentang Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) serta membudayakan Pemberantasan Saran Nyamuk (PSN), juga terus diintensifkan. (ady/C)

