pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Musim Hujan Kadang Jualan Sepi

NUANSA merah putih mewarnai sepanjang Jalan protokol di Kota Makassar. Pemandangan itu kerap ditemukan minimal sebulan jelang HUT Kemerdekaan.

Laporan: RAHMA AMRI

Beragam aksesori untuk memperingati dan menyemarakkan HUT Kemerdekaan RI dengan mudah ditemukan dimana-mana.
Aksesoris seperti stiker, kain merah putih dan umbul-umbul ramai dipajang pedagang musiman.
Dg Mammi, salah seorang penjual aksesori atau pernak pernik kemerdekaan di bilangan Jalan AP Pettarani, mengaku sudah sekitar lima tahun profesi itu ia lakoni.
Warga asal Makassar itu meninggalkan aktifitasnya sebagai tukang bentor untuk menjadi pedagang umbul-umbul musiman.
Menurut bapak tiga anak ini, menjadi pedagang musiman seperti itu cukup menjanjikan keuntungan. Kerjanya juga tidak terlalu menguras keringat. Hanya duduk menongkrongi barang dagangan, pembeli datang sendiri.
Untuk modal berdagang aksesori kemerdekaan, Dg Mammi harus merogoh kocek sekitar Rp5 juta. Dengan uang sebesar itu, aneka pernak pernik kemerdekaan sudah bisa dijual.
“Namun ada juga yang titip jual di saya. Seperti umbul-umbul gelombang,” ungkapnya.
Dia mulai berjualan sejak awal Juli lalu dari pagi hingga tengah malam.
Selain perorangan, ada juga instansi atau kantor-kantor pemerintah yang membeli jualannya. Menurut lelaki berkulit hitam itu, jika intansi atau kantor yang membeli dagangannya, dalam jumlah yang besar karena mau dipasang di tempat kerja. Berbeda kalau perorangan yang hanya beli satu bendera atau umbul-umbul ukuran kecil, misalnya.
Harga yang ditawarkan untuk dagangannya bervariasi mulai Rp20 ribu hingga ratusan ribu.
Jika sedang ramai, dalam sehari dia mampu mengantongi uang hingga jutaan dengan keuntungan mencapai ratusan ribu. Namun jika sepi, apalagi sedang hujan, tak jarang Dg Mammi hanya mengantongi uang puluhan ribu. Malah, jualannya harus disimpan agar tidak terkena air hujan. Nanti setelah hujan reda, baru dipasang kembali.
“Yah, begitulah resiko orang berjualan,” ungkapnya. Berdasarkan pengalaman-pengalaman tahun sebelumnya, penjualan aksesori dan perlengkapan HUT Kemerdekaan paling ramai dicari orang awal-awal Agustus hingga menjelang 17 Agustus.
Kepada penulis ia mengaku menawarkan berbagai macam model dan corak umbul-umbul, termasuk bendera merah putih berbagai ukuran. Mulai yang panjangnya 1,5 meter, 5 meter, 10 meter, hingga 15 meter.
Untuk satu bendera, ditawarkan dengan harga bervariasi. Mulai Rp15 ribu untuk bendera ukuran kecil, hingga seharga ratusan ribu untuk yang panjangnya hingga puluhan meter.
Untuk mendapatkan aneka pernak pernik itu, dia mengaku sudah bekerjasama dengan penyalur yang sudah ada.
Menjadi pedagang pernak pernik atau aksesori kemerdekaan, katanya, butuh kesabaran. Karena dari pagi hingga malam harus menunggui dagangannya. Keuntungan yang diperoleh pun bervariasi tergantung ramai tidaknya pembeli. Jika sedang ramai, dia bisa mengantongi keuntungan ratusan ribu rupiah. Namun jika tidak, keuntungannya juga minim, hanya puluhan ribu.(rhm/war)



×


Musim Hujan Kadang Jualan Sepi

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar