HARI pertama berkantor usai libur lebaran, Gubernur Sulawesi Selatan, Syahrul Yasin Limpo (SYL) memulai aktifitasnya dengan menjadi pembina upacara di Lapangan Kantor Gubernur Sulsel, kemarin.
Sebelum upacara dimulai, Gubernur Syahrul YL menyapa dan melakukan pemeriksaan barisan untuk mengecek kehadiran para pegawai.
“Hari ini kita kembali beraktifitas. Upacara bendera yang digelar hari ini menandakaj kita beraktifitas penuh kembali. Saya minta maaf atas segala kesalahan saya dan saya juga memaafkan Anda. Berarti tidak adami dosaku ini?,” kata SYL.
Usai memimpin upacara, gubernur ditemani Wakil Gubernur Sulsel Agus Arifin Nu’mang dan Sekertaris Daerah Pemprov Sulsel Abdul Latif berburu kuliner khas Makassar, pallubasa.
Aktifitas selanjutnya adalah inspeksi mendadak (sidak) di sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) yang ada di lingkup Pemprov Sulsel.
Yang pertama dikunjungi adalah Dinas Pendidikan (Disdik) Sulsel. Selain memberi arahan, Syahrul yang didampingi Kepala Dinas Pendidikan Sulsel Irman Yasin Limpo meminta data kehadiran pegawai. Dari laporan yang diterima, ada lima pegawai Disdik yang tidak hadir tanpa keterangan.
Sidak dilanjutkan ke Dinas Kesehatan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sulsel, Dinas Perhubungan, dan Dinas Sosial.
Dari data yang ada, kehadiran pegawai di setiap OPD cukup baik, tidak lebih dari lima yang tidak hadir tanpa keterangan. Seperti di Dinas Perhubungan, hanya tiga pegawai yang tidak hadir dan di Dinas Sosial dua orang.
Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo mengatakan dibanding tahun-tahun sebelumnya, tingkat kehadiran ASN tahun ini di hari pertama kerja usai lebaran cukup baik.
“Tingkat kehadiran PNS cukup baik. Sekitar 98 persen yang hadir, ” ungkapnya.
Disinggung soal ASN yang tidak hadir tanpa keterangan, secara tegas di menginstruksikan agar yang bersangkutan menghadap ke pejabat berwenang untuk mempertanggungjawabkan ketidakhadirannya.
“Suruh menghadap itu yang tidak masuk kantor tanpa keterangan untuk mempertanggungjawabkan ketidakhadirannya, ” ungkap Syahrul.
Sementara itu, Sekretaris Provinsi Sulsel, Abdul Latif mengatakan bagi ASN yang tidak hadir di hari pertama masuk kantor, akan langsung diberi teguran tertulis. Jika ketidakhadirannya tak bisa dipertanggungjawabkan, sesuai mekanisme, maka tunjangan pakasinya akan dipotong.
Selain gubernur, Wakil Gubernur Agus Arifin Nu’mang juga melakukan sidak ke sejumlah OPD.
Diantaranya ke Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Sulawesi Selatan Dinas Koperasi Dan UKM, Dinas Energi Sumber Daya Mineral dan Pertambangan, Inspektorat Provinsi, Dinas Bina Marga dan Dinas Perumahan,Kawasan Pemukiman dan Pertanahan Provinsi Sulawesi Selatan.
OPD tersebut, semuanya berlokasi di Jalan AP Pettarani Makassar. Rata-rata, tingkat kehadiran pegawai di sejumlah OPD tersebut mencapai 98 persen dan 99 persen. bahkan diantaranya ada yang mencapai 100 persen seperti Inspektorat Provinsi dan dinas Bina Marga.
Usai mengecek absensi kehadiran pegawai orang nomor dua Sulawesi Selatan itu meninjau ruangan pegawai untuk melihat secara langsung aktivitas mereka.
Tiba di Kantor Dinas Perumahan, Kawasan Pemukiman dan Pertanahan, Mantan Ketua DPRD Sulawesi Selatan itu terlebih dahulu Shalat Dhuhur. Usai shalat, didampingi beberapa kepala Dinas seperti Andi Bhakti Haruni, Andi Darmawan Bintang, Agus Arifin Nu’amang meninjau ruangan galery dan ruangan pegawai yang terletak di lantai dua.
Dihadapan wartawan, Wakil Gubernur dua periode itu mengakui kalau kehadiran pegawai tahun ini jauh lebih baik dibandingkan dengan kehadiran pegawai tahun lalu. Dia berharap bahwa pada masa masa yang akan datang kehadiran pegawai lebih baik, bukan hanya karena pasca liburan panjang tetapi juga pada hari hari biasa, karena menurutnya kualitas pekerjaan ditentukan oleh kehadiran yang maksimal. (rhm)
Sebelum Sidak, SYL Cicipi Pallubasa
×

