MAKASSAR, BKM — Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sulawesi Selatan bersama Dinas Pendidikan mulai melakukan pemeriksaan urine kepada peserta didik baru di tingkat SMA/SMK. Dalam dua hari, Selasa-Rabu, 25-26 Juli. Sebanyak tujuh sekolah sudah dilakukan uji narkoba.
Dari 1.000 lebih siswa yang dites, BNN belum menemukan siswa yang postif menggunakan narkoba.
Kepala Bidang Pencegahan dan Pemberdayaan BNNP Sulsel, Jamaluddin mengatakan, selain melakukan tes urine pihaknya juga melakukan sosialisasi mengenai bahaya penyalahgunaan narkoba di kalangan siswa.
“Sejauh ini belum ada yang positif. Selain tes, bagi kelas lainnya kta lakukan sosialisasi bahaya narkoba, bagaimana menghindari penyalahgunaan narkoba,” katanya, yang saat dikonfirmasi tengah melakukan tes urine di salah satu sekolah di Maros, Kamis (27/7).
Jamaluddin melanjutkan, jika nantinya ditemui siswa yang positif narkoba, pihaknya akan melakukan assesment. Ini untuk mengetahui kadar kecanduan dan keterlibatan siswa dalam penyalahgunaan narkoba.
“Setelah itu kita keluarkan rekomendasi, ringan, sedang atau berat. Kecanduan berat berarti harus rehab rawat inap. Kita cuma sebatas rekomendasi, kewenangan masih di sekolah,” lanjutnya.
Selain di Maros, saat ini BNN Kabupaten yang ada di Palopo, Bone dan Toraja juga tengah melakukan tes urine di wilayah mereka. Khusus daerah lainnya, masih menunggu penjadwalan dari masing-masing UPT Dinas Pendidikan termasuk di Makassar.
Sebelumnya, Kepala Dinas Pendidikan Sulsel, Irman Yasin Limpo menegaskan seluruh biaya tes urine ini digratiskan. Sebab, tes narkkoba merupakan rangkaian dari pelaksanaan PPDB yang biayanya dibebankan ke dana BOS. (rhm)
Belum Ada Siswa Terindikasi Narkoba
×

