MAKASSAR, BKM– Ketua Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Kota Makassar, Indira Yusuf Ismail menganjurkan agar program Coorporate Social Responsibilti (CSR) atau Tanggungjawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan (TSLP) dialokasikan untuk mendukung Makassar sebagai Kota Layak Anak (KLA). “Saya harapkan dana CSR dialokasikan untuk mendukung Makassar sebagai KLA,” kata Indira saat menerima Kepala Perwakilan Indomaret Wilayah Makassar di Rujab Anging Mammiri, Jumat (28/7). Memang sepakan lalu, Makassar menerima penghargaan tingkat Madya sebagai Kota Layak Anak (KLA) dari Pemerintah Indonesia melalui Kemententerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kementerian PPPA) di Pekan Baru, Riau, yang diterima Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto diwakili Plt Sekda, Baso Amiruddin.
Predikat KLA Madya ini bukti nyata, Wali Kota Makassar yang akrab disapa DP kerja nyata untuk anak sebagai pemilik masa depan.
Anjuran ini beralasan, karena pada saat verifikasi faktual, tim penilai independen menemukan minimnya perasan dunia usaha dalam mewujudkan KLA.
Dalam perbincangan ini, Indira menyebut salah satu Indikator KLA yang memerlukan intervensi khusus optimalisasi dunia Pendidikan dalam mewujudkan Sekolah Ramah Anak (SRA). Inovasi Wali Kota Danny melalui 18 revolusi pendidikan, diperkaya pada dukungan fisik seperti sekolah Adiwiyata dan toilet ramah anak. “Saya kira sangat tepat mengintervensi toiletnya,” kata Indira. Tentang saran ini, Kacab Indomaret Makassar berkata, “Saya terimakasih atas kerelaan ibu menerima dan berdiskusi, masukannya kami perhatikan,” kuncinya. (rls)
Indira Anjurkan Wujudkan Sekolah Ramah Anak
×

