pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Dua Asisten Kejati Berganti

MAKASSAR, BKM — Dua pejabat di lingkup Kejaksaan Tinggi Sulsel berganti. Prosesi Serah Terima (Sertijab) dilaksanakan di ruang aula Adhiyaksa lantai 8, gedung kantor Kejaksaan Tinggi Sulsel, yang dipimpin langsung oleh Kepala Kejaksaan Tinggi Sulsel, Jan Samuel Maringka, Selasa (1/8).
Adapun dua pejabat yang berganti, Asisten Bidang Pengawasan (Aswas) Kejati Sulsel, Hery Jerman yang diganti oleh Wito. Asisten Pidana Umum (Asipidum) Kejati Sulsel, Muhammad Yusuf digantikan oleh R Narendra Jatna.
R Narendra sebelumnya pernah menjabat sebagai Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Jakarta Timur dan Wito sebelumnya menjabat sebagai Inspektur Muda Pemeriksa Kepegawaian pada Jaksa Muda Pengawas (Jamwas).
Sedangkan mantan Aswas Kejati Susel, Heri Jerman, menjabat sebagai koordinator pada Jaksa Agung Muda bidang Tindak Pidana Umum (Jampidum) Kejagung RI. Sedangkan mantan Aspidum Kejati Sulsel, Muhammad Yusuf, menduduki jabatan sebagai Asisten Umum (Assum) Jaksa Agung RI.
Mantan Aswas Kejati Sulsel, Heri Jerman, usai dilantik mengatakan, bila dirinya telah menyelesaikan semua tugas tugasnya. Selama menjabat di Kejati Sulsel, bahkan ia mengaku sudah tidak ada tunggakan yang disisakan pada pejabat yang baru.
“Saya sudah selesaikan semua pekerjaan yang saya tinggalkan. Semuanya saya bereskan dan saya juga sudah serahkan tindak lanjutnya ke pengganti saya,” tukas Heri Jerman.
Hery mengatakan selama bertugas sebagai pejabat strategis kejaksaan, ia telah merampungkan bahkan menyelesaikan semua tugas-tugas yang selama ini diembannya.
Adapun kasus yang pernah ditanganinya, seperti perselingkuhan oknum jaksa di Selayar, kasus kaburnya tahanan di Kejari Bulukumba, kasus permitnaan proyek oleh LSM yang seolah-olah mengatasnamakan Kajari Pinrang dan kasus kaburnya tahanan di ruang sidang di Pengadilan Negeri (PN) Makassar telah disepenuhnya dirampungkan bahkan memberikan sanksi kepada jaksa-jaksa yang dianggap lalai.
“Yang masih berjalan sementara ini artinya harus melakukan peningkatan dari klarifikasi kemudian terbukti baru inspeksi kasus. Nanti itu dilanjutkan sama yang baru. Kasus-kasus itu sudah kita tingkatkan ke tahap inspeksi kasus, karena alat buktinya semuanya kita sudah temukan jadi yang lanjut nanti pengganti saya,” cetusnya.
Sementara Aswas Kejati Sulsel baru, Wito mengaku akan melanjutkan semua persoalan kasus-kasus yang dianggap penting, apa lagi kasus yang telah ditemukan alat buktinya.
“Karena fungsi pengawasan itu adalah mengawasi setiap kinerja apatatur sipil negara, sehingga semuanya harus transparan dan diketahui semua orang untuk penuntasannya,” pungkasnya.
Kepala Kejati Sulsel, Jan S Maringka berharap, kinerja Aswas yang baru dapat menuntaskan semua persoalan-persoalan bahkan kasus-kasus yang sementara ini berjalan. “Amanah pertama saya kepada Aswas yang baru agar mengoptimalisasikan kinerja pengawasan, agar bisa menjadi Kejati nomor 1 Indonesia,” imbuhnya.(mat)



×


Dua Asisten Kejati Berganti

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar