SUDAH setahun lebih Nicodemus Biringkanar memimpin Tana Toraja, Tana Matarik Allo Tondok Lepongan Bulan. Di bawah pemerintahannya, ia terus berusaha mewujudkan daerahnya menjadi unggul dan sejahtera yang telah lama diimpikan.
Laporan: Agus Burhan
PROGRAM prioritas dan strategis telah dicanangkan dalam upaya merealisasikan visi misi pemerintahan yang akan dicapai lima tahun ke depan. Berbagai inovasi dan terobosan dilakukannya dalam mengantar perubahan di Tana Toraja.
Sebut saja peningkatan dan perbaikan infrastruktur jalan. Lebih khusus lagi mengoptimalkan dan terus menggali potensi pariwasata yang memang menjadi andalan daerah ini.
Pemandangan indah bisa ditemui di Ollong. Ada air terjun Sarambuassing dan Talondo Tallu. Juga beberapa obyek wisata sejarah maupun wisata religi, seperti patung Kristus Raksasa di Buntu Burake.
Ide cemerlang Nicodemus Biringkanae bersama Wakilnya Victor Datuan Batara didukung penuh Ketua Tim Penggerak PKK Ny Rospita Napa Biringkanae, dan Ketua Himpaudi Ny Hj Nurlia Victor. Langkah perubahan diaplikasikan dengan berbagai program. Tujuannya semata menjadikan ekonomi masyarakat Tana Toraja lebih maju dan kesejahteraanya meningkat.
Keseriusan Nicodemus menjadikan daerah yang dipimpinnya menjadi terdepan di bidang pendidikan, pariwisata, kesehatan, dan tata kelola pemerintahan, dibuktikan dengan pelaksanaan lelang jabatan terbuka untuk mendapatkan pemimpin dan pejabat berkualifikasi sesuai kompetensi dan keahlian yang dimiliki.
”Saya mengenal baik kondisi kekinian warga Tana Toraja hingga ke pelosok wilayah terpencil. Karena itu, berbagai inovasi kita lakukan untuk meningkatkan kesejahteraan mereka,” kata Nicodemus.
Sebelum menjadi bupati Tana Toraja, jabatan terakhir Nicodemus adalah Kepala Dinas Koperasi Dan UKM Provinsi Sulawesi Selatan. Sejumlah jabatan strategis juga pernah didudukinya Tana Toraja. Selain kadis PU, juga kepala Bappeda. Karena itu wajar jika ia mengenal kebutuhan masyarakat yang tergolong mendesak.
Melihat latar belakang Nico –sapaan akrabnya– yang ahli bidang tehnik, tidak heran jika ia telah membawa perubahan Tana Toraja. Dia menawarkan berbagai program pembangunan yang berbasis peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui perbaikan dan peningkatan infrastruktur jalan.
Demikian pula percepatan pelayanan kesehatan, lingkungan kota tertata bersih dan asri. Semua dikelola dengan baik dan berkualitas. Utamanya menjadikan Makale kota hijau.
Karena itu, Nicodemus berharap mampu mewujudkan harapan masyarakat Tana Toraja. Sebab dia berkeyakinan, mendorong perubahan kehidupan sosial masyarakat, salah satunya ditentukan oleh kemampuan dan kecerdasan pemimpin. Utamanya mengambil keputusan dan kebijakan menentukan nasib ribuan masyarakat.
Jika diizinkan oleh Tuhan selama memimpin Tana Toraja periode 2016-2021, sikap kepemimpinnya akan berpihak kepada masyarakat. Jjujur dan sopan, tidak korup dan nepotisme, bersikap empati dan sensisitif fenomena masyarakat, terbuka dan siap berdialog, berani menuangkan gagasan dan ide, serta memiliki kredibilitas moral teruji. Semua ini menjadi solusi mengantar perubahan di Tana Toraja.
Atas kerja kerasnya selama ini, Tana Toraja kini telah meraih berbagai prestasi. Seperti penghargaan mendorong percepatan izin usaha mikro dan kecil, serta RPJMD terbaik nasional.
Tator juga ditetapkan sebagai kota layak anak dari Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Anak. PKK terbaik madya. Kartini Award, PMR nasional, tokoh penggerak koperasi, serta inisiator Tana Toraja Kabupaten Layak Anak. (*/rus)

