MAKASSAR, BKM–Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto, mengaku kecewa melihat kinerja sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) yang belum memperlihatkan hasil maksimal menjalankan program Pemerintah Kota.
Salah satu program yang menjadi kekecewaan Danny sapaan akrab wali kota yakni Apartemen Lorong (Aparong) yang sampai sekarang belum juga terwujud. Padahal jauh sebelumnya Aparong yang dihadirkan untuk pemenuhan rumah layak bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) telah lama dicanangkan.
Menurut Danny ada sejumlah kepala OPD yang belum cakap menjalankan atau melaksanakan program-program pembangunan di Kota Makassar. Bahkan sejauh ini, wali kota telah mengantongi nama kepala OPD yang memiliki kinerja buruk atau tidak memuaskan dalam menjadikan Kota Makassar lebih baik seperti yang diharapkan.
Hanya saja, Danny belum ingin mempublikasikan nama OPDnya. Sementara untuk camat dan lurah, Danny melihat sudah memperlihatkan kinerja yang memuaskan.
“Saya sudah punya nama-nama OPD yang berkinerja buruk, tapi belum bisa dipublikasikan. Kami masih melakukan evaluasi. Ya.. termasuk dengan program Aprong yang sampai sekarang belum berjalan dari dinas terkait,” sebut Danny, akhir pekan lalu.
Diketahui, program Apraong ditangani oleh Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman (DPKP) Makassar sampai sekarang belum membangun Aparong di kawasan padat penduduk.
Menyikapi hal itu, Kepala DPKP Makassar, Fatur Rahim mengatakan, sejauh ini pihaknya berusaha menyelesaikan pembangunan Aparong di tiga kecamatan di Makassar. Kecamatan itu adalah Wajo, Tamalanrea dan Biringkanayya.
“Ini sementara kita selesaikan target tahun ini selesai,” katanya.
Fatur mengakui sama sekali tidak menghadapi kesulitan dalam menjalankan program tersebut. Hanya saja, pihaknya benar-benar harus berhati-hati jalankan program inovasi dari Wali Kota Makassar.
“Tidak ada ji kendalanya, kami mau program ini baik jadi harus baik-baik juga melaksanakan. Anggarannya ada tapi kurang tahu berapa nilainya,” ujarnya. (arf)

