pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Wagub dan Sekda Pamit ke Gubernur

KONTESTASI pemilihan kepada daerah yang diikuti Wakil Gubernur Sulsel, Agus Arifin Nu’mang dan Sekretaris Provinsi Daerah Abdul Latief mengharuskan keduanya konsentrasi untuk pemenangan.
Aturannya, Wagub harus izin cuti sementara Sekprov harus mundur dari posisinya sebagai birokrat paling lambat 12 Februari, setelah KPU Sulsel menetapkan pasangan calon yang akan bertarung di Pilkada, 28 Juni mendatang.
Sebelum meninggalkan kantor gubernur secara permanen, kedua pejabat teras Pemprov Sulsel itu secara khusus berpamitan ke Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo.
Baik Agus maupun Latif bersama-sama mendatangi ruang kerja gubernur, Jumat (2/2).
Sekprov Abdul Latief mengatakan, keduanya dipanggil khusus gubernur untuk membicarakan rencana mereka maju di pilkada. Dan momen tersebut pun digunakan untuk berpamitan dengan orang nomor satu Sulsel itu.
“Saya dan Pak Wagub menghadap Pak Gubernur. Tidak ada persoalan yang dibahas. Hanya membahas tentang kami yang akan maju di pilkada serentak. Sekaligus kami juga berpamitan,” ungkap Sekprov, Abdul Latif.
Hal yang sama dikemukakan Wagub Agus Arifin Nu’mang. Menurutnya, jika diloloskan KPU sebagai salah satu peserta Pilgub 12 Februari, dia sudah harus meninggalkan Kantor Gubernur dan Rumah Jabatan Wakil Gubernur.
Sebenarnya, dia hanya mengajukan ijin cuti. Namun berhubung masa jabatannya sebagai Wakil Gubernur berakhir April mendatang, sementara Pilgub baru akan digelar Juni, otomatis dia tidak bisa berkantor lagi.
Pada saat salat Jumat di masjid yang berada di areal Kantor Gubernur, Agus juga berpamitan pada semua jamaah yang sebagian besar merupakan aparatur sipil negara (ASN).
Agus pada kesempatan itu juga menyampaikan permohonan maaf kepada para pegawai jika selama menjabat sebagai Wakil Gubernur Sulsel selama 10 tahun, ada kesalahan dan kekhilafan yang telah dilakukan.
“Saya menyampaikan permohonaan maaf apabila ada kesalahan yang saya lakukan selama ini. Sekaligus saya pamit, karena tanggal 12 Februari mendatang setelah penetapan KPU dan saya harus cuti,” kata Agus.
Lebih jauh, kata Agus Arifin Nu’mang, ia akan berjuang menuju kursi nomor satu di Sulsel menggantikan posisi Syahrul Yasin Limpo yang telah memimpin 10 tahun.
“Saya selalu punya keyakinan kalau Allah tak pernah menukar takdir kita, ikhlas bekerja tak usah pikir lain. Jangan minta jabatan ke saya perbaiki saja sujud mu. Mungkin 10 tahun kurang dua bulan, ada yang tidak sadar. Doakan agar daerah ini diberi pemimpin yang baik ke depan. Maaf kalau selama 10 tahun ada hal yang berkurang berkenan,” tutup mantan Ketua DPRD Sulawesi Selatan.
Agus juga menyampaikan terima kasih kepada semua pegawai lingkup Pemerintah Sulawesi Selatan, yang telah bekerjasama selama ini dalam mengantarkan Sulawesi Selatan memperoleh berbagai prestasi dan penghargaan. Sekaligus membawa Sulawesi Selatan ke peradaban yang lebih maju di berbagai sektor kehidupan masyarakat.
Agus berharap kepada semua pegawai bisa terus bekerja dengan baik, sekaligus meningkatkan kinerjanya untuk mempertahankan berbagai prestasi dan keberhasilan yang dicapai. Serta memacu diri dalam bekerja untuk Sulawesi Selatan lebih baik dari sekarang.
“Siapapun pemimpin kita ke depan, saya minta kalian jangan kendor untuk berprestasi. Terus bekerja dengan baik, pertahankan prestasi yang telah diraih, dan terus tingkatkan kinerja kalian, agar Sulawesi Selatan lebih maju dari sekarang,” pesan Agus. (rhm)



×


Wagub dan Sekda Pamit ke Gubernur

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar