MAKASSAR, BKM– Setelah melewati beberapa tahapan Pemilihan Rektor (Pilrek) Universitas Hasanuddin (Unhas) periode 2018-2022. Kini Panitia Pemilihan Rektor yang dibentuk oleh Majelis Wali Amanat (MWA) tengah mempersiapkan pemilihan rektor.
Hal ini disampaikan Humas dan Protokol Unhas, Ishaq Rahman. Ia menjelaskan, seluruh panitia pemilihan rektor bakal menyusun agenda dan persiapan menjelang pemilihan terakhir yang bakal di pilih oleh anggota MWA.
“Rencana besok MWA akan merapatkan soal itu, sebab kita juga akan menyusun beberapa agenda dan tamu undangan,” ungkapnya saat dikonfirmasi, Senin (12/2).
Lanjut Ishaq, putaran terakhir pemilihan rektor akan ada 16 suara MWA saja yang tersisa dari 19 anggota MWA. Suara itu diperebutkan oleh tiga calon rektor yaitu Prof Dwia Aris Tina Palubuhu, Prof Abrar Saleng dan Dr Muhammad Ramli. sedangkan Ishaq membeberkan ada tiga suara MWA yang hilang dalam proses pemilihan.
“Jadi karena sampai sekarang itu tidak ada perwakilan mahasiswa (BEM Universitas) terpilih, terus bu Dwia juga tidak akan memilih, begitupun Ketua Senat Akademik, Tahir Kasnawi. Sudah aturannya begitu jadi hanya 16 suara,” terangnya.
Ketiga nama Calon Rektor yang dipilih Majelis Wali Amanat (MWA), akan segera mempersiapkan Rapat Pleno Pemilihan dan Penetapan Calon Rektor Unhas menjadi Rektor Unhas Periode 2018 – 2022 pada tanggal 1 maret mendatang.
“Besok kita akan rapat persiapan. Rencana rapat MWA untuk penetapan rektor tanggal 1 Maret, Itu yang mau dipersiapkan,” katanya.
Tidak hanya itu, proses pemilihan yang dilakukan oleh MWA akan melahirkan dua opsi yaitu dilakukan melalui pemilihan dan aklamasi. Oleh sebab itu seluruh MWA akan memiliki hak bicaranya masing-masing.
“Bisa saja nanti tidak ada pemilihan, yang ada hanya aklamasi tergantung bagaiamana hasil mwa nantinya,” ucapnya.(ita)
Tiag Suara Hilang di Pemilihan Rektor Unhas
×

