MAKASSAR, BKM–Dalam rangka peningkatan pelayanan di Unit Pelayanan Teknis (UPT) lingkup Dinas Sosial Provinsi Sulawesi Selatan, Kepala Dinas Sosial Provinsi, Ilham A Gazaling melakukan kunjungan ke sejumlah UPT yang berada dalam naungan Dinas Sosial Provinsi Sulsel.
Adapun UPT yang dikunjungi Ilham yaitu Pusat Pelayanan Sosial Karya Wanita (PPSKW) Mattirodeceng di Makassar dan Pusat Pelayanan Sosial Bina Remaja (PPSBR) Makkareso di Maros.
Menurut Ilham, dengan adanya kunjungan ini maka pihaknya bisa mendapatkan masukan dalam rangka peningkatan layanan di UPT. Sebab, UPT merupakan salah satu ujung tombak pelayanan Dinas Sosial Provinsi Sulsel.
“Salah satu yang menjadi perhatian kita adalah kondisi sarana dan prasarana yang ada di UPT. Dimana, beberapa di antaranya perlu pemeliharaan lanjutan. Sehingga, pelayanan dapat lebih ditingkatkan,” jelasnya.
Ilham juga berpesan, agar pelayanan di UPT yang berada di bawah naungan Dinas Sosial Provinsi Sulsel harus bisa memunculkan inovasi-inovasi baru dalam pelayanannya. Sehingga, UPT Dinas Sosial tidak terkesan hanya sekadar menjadi tempat penampungan saja.
“Harus dibuat kegiatan-kegiatan yang membuat penerima manfaat berdaya. Sehingga, begitu menyelesaikan proses rehabilitasinya di UPT kita, mereka dapat mendapatkan hidup yang lebih baik di tengah masyarakat,” ungkapnya.
Hal lain yang menjadi perhatian Ilham, terkait kurangnya jumlah Pekerja Sosial yang ada di UPT yang dimiliki Dinas Sosial. Padahal, keberadaan Pekerja Sosial sangat diperlukan untuk mendukung pelayanan bagi penerima manfaat yang menjalani rehabilitasi.
“Harusnya, rasio yang ideal 1 Pekerja Sosial menangani 5 penerima manfaat. Sementara di seluruh UPT jumlah Pekerja Sosial kita hanya sekira 50 orang,” katanya.
Kedepan, lanjut Ilham, pihaknya akan berupaya untuk menjalin kerjasama dengan sejumlah pihak, seperti Kanwil Kementerian Agama, Dinas Ketenagakerjaan dan Dinas Koperasi.
“Kementerian Agama kita kerjasama terkait pembinaan mental dan spritualnya.
Sementara, Dinas Tenaga Kerja terkait penyaluran penerima manfaat yang sudah mendapat keterampilan kerja dan Dinas Koperasi terkait bantuan usaha yang bisa diberikan,” jelas Ilham.
Selain itu, juga akan dilakukan upaya menghubungkan UPT yang ada dengan berbagai program Corporate Social Responsibilty (CSR) sejumlah perusahaan yang ada di Sulawesi Selatan.
“Seluruh upaya ini kita lakukan dalam rangka peningkatan pelayanan bagi penerima manfaat di UPT. Sehingga, usai mendapatkan rehabilitasi, mereka bisa kembali dan hidup lebih baik di tengah masyarakat,” jelasnya. (cha)

