MAKASSAR, BKM– Realisasi pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Sulsel tahun anggaran 2018 tak berjalan sesuai target. Sampai pertengahan tahun realisasi belanja, utamanya belanja langsung di beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) masih minim.
Data yang diperoleh dari sistem informasi realisasi penyerapan anggaran tahun SKPD atau OPD siritta.com dari 59 OPD, hanya 22 OPD yang memiliki realisasi belanja langsung diatas 50 persen. Sisanya 37 OPD masih di bawah 50 persen.
Bahkan ada empat OPD masih di bawah 20 persen, diantaranya Dinas Pemuda dan Olahraga (10,26 persen), Biro Pengelolaan Barang dan Aset Daerah (14,43 persen), Dinas Pendidikan (15,79 persen) dan Dinas Kesehatan (17,24 persen).
Sementara itu, OPD yang memiliki serapan tertinggi diantaranya Badan Penanggulangan Bencana Daerah (81,86 persen), Dinas Perindustrian (79,95 persen), Dinas Perkebunan (77,72 persen) dan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (70,86 persen).
Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Sulsel, Jufri Rahman mengatakan, rendahnya serapan belanja langsung di beberapa OPD karena masih banyak kegiatan atau program dalam proses lelang.
“Ada beberapa OPD yang sampai saat ini sudah tayang SIRUP tapi belum mengajukan pembentukan pokja ULP dan sebagian SKPD masih dalam proses pelelangan,” kata Jufri, Kamis (5/7).
Pihaknya berharap di triwulan ketiga seluruh proses lelang sudah selesai agar realisasi belanja semua OPD sudah mencapai target. Terutama untuk beberapa proyek dengan nilai miliaran rupiah.
Kepala Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Dispora Sulsel, Muhlis Malajareng mengakui belanja langsung tersebar yang ada di Dispora Sulsel adalah kelanjutan pembangunan atap Stadion Barombong sebesar Rp62 miliar rupiah.
“Ini baru selesai lelangnya beberapa waktu lalu dan sementara dalam pengerjaan. Mungkin belum tercatat atau disampaikan ke Bappeda sehingga masih minim realisasinya,” pungkasnya. (rhm)
Belanja Langsung 37 OPD Pemprov Masih Dibawah 50 Persen
×

