TAMALANREA — Pelaksana tugas (Plt) Camat Tamalanrea Muhammad Rheza, kembali turun melakukan pemantauan wilayah, Rabu (18/7/2018) pagi.
Dengan mengendari motor andalannya Yamaha N Max, Camat Rheza mobile memantau wilayah, di poros Jalan Perintis Kemerdekaan dan di kawasan BTP. Dia juga keluar masuk lorong melihat kondisi lingkungan warga.
Ia tak sekedar memantau, tapi sejumlah pedagang kaki lima (PKL) dan asongan di ‘Semprit’ habis, karena terciduk menumpuk sampah di lokasi jualannya. Apalagi berada di poros Perintis.
Seperti yang terlihat di depan Pintu I Unhas. Ia langsung turun dari motor, dan menegur beberap PKL di daerah itu.
“Pak, itu sampah ta’ kenapa ditumpuk disitu. Ambilki itu, baru buang ke tempat sampah,” tegur Rheza kepada salah satu PKL di depan pintu II Unhas, Kelurahan Tamalanrea Indah.
“Perhatikanki juga kebersihan pak, jangan asal menjual. Kan kalau bersih, bagus juga dilihat. Bapak juga terlalu ke depan menjual, melanggarki ini. Mundurki ke belakang,” ujarnya.
Selain di pintu I Unhas, beberapa PKL di poros BTP juga terlihat semraut dan menjual diatas trotoar. “Di BTP juga saya lihat banyak PKL yang semraut, dan itu harus ditertibkan,” jelas Rheza.
Pemantauan wilayah intens dilakukan Camat Rheza. Dia mobile di 8 kelurahan, sekaligus ingin melihat langsung kerja-kerja Satgas Kebersigan utamanya pengangkut sampah di lapangan.
“Sengaja saya naik motor, supaya cepat dan gampang keluar masuk lorong. Kalau ada yang tidak beres di lapangan, saya langsung telpon Pak Lurah atau pengawas-nya,” pungkas Rheza. (drw)

