MAKASSAR, BKM– Keberadaan kawasan Garuda Center Point of Indonesia (CoI) yang memiliki luas 200 hektar di Kelurahan Pannambungan, berpotensi meningkatkan PAD atau Pendapatan Asli Daerah Kota Makassar. Targetnya mencapai Rp3,4 miliar.
Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto yang ditemui di kantor Balai Kota Makassar, Selasa (31/7), mengatakan keberadaan kawasan Garuda di CoI ditetapkan masuk di Kelurahan Pannabungan, Kecamatan Mariso. Penetapan status kawasan Garuda di CoI masuk wilayah Kelurahan Panambungan dilakukan agar masyarakat tidak bingung dengan batasan di Kelurahan Maccini Sombala.
“Dulunya di CoI masuk di Maccini Sombala dan sampingnya Panambungan. Jadi orang bingung di mana batas setelah ditimbun begitu. Olehnya itu, saya tetapkan satu garuda di CoI yang sudah selesai,” terang Danny, sapaan akrab wali kota.
Selain tidak membingungkan masyarakat antar batasan kelurahan, penetapan atau pemutusan dilakukan untuk memperjelas status tanah dan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB). Apalagi pihak pengembang sudah ingin membayar pajak.
“Mumpung tidak ada penduduk disitu jadi status KTP nya jelas, dan status tanah jelas juga. Inilah saya telah minta ke Kabag Pemerintahan di Kemendagri untuk membahas status Garuda CoI, dan itu sudah selesai,” tambahnya.
Dengan jelasnya status tanah, maka pengembang sudah dapat membayar pajaknya. Itu menyusul kawasan CoI Sombere Smart City telah diserahkan ke Pemerintah Kota Makassar dengan luas 3,3 hektar dengan asetnya mencapai triliunan.
“Potensi PAD kawasan Garuda di CoI mencapai Rp3,4 miliar dengan luas lahan 200 hektar yang sudah ada. Berarti dua juta meter bujur sangkar kali Rp1,7 juta sehingga mereka harus ada kejelasan,” singkatnya. (arf)
Pemkot Target PAD Meningkat di Kawasan Garuda CoI
×

