MAKASSAR, BKM — Sekitar tiga hari terakhir, cuaca di wilayah Makassar dan sekitarnya mendung alias berawan. Malah, pada Kamis (30/8) pagi, hujan mengguyur hampir sebagian besar wilayah Makassar dan sekitarnya. Termasuk di Kabupaten Gowa.
Namun, kendati hujan turun dan cuaca mendung, bukan berarti wilayah ini telah memasuk musim hujan.
Prakirawan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Wilayah Sulsel, Rizky, menjelaskan, hingga saat ini, wilayah Sulsel masih berada di musim kemarau.
Namun memang beberapa hari terakhir ini, cuaca di wilayah Makassar dengan beberapa kabupaten/kota di Sulsel bagian Barat dan Selatan, berawan hingga hujan ringan.
Kondisi itu dipengaruhi oleh adanya belokan angin di wilayah Sulsel. Selain itu, kelembaban lapisan udara di wilayah ini berada pada angka 700 mb sehingga cukup basah. Faktor itu mempengaruhi pertumbuhan awan hujan yang bersifat lokal.
“Adanya hujan ringan beberapa hari ini
dikarenakan terdapat belokan angin di wilayah Sulsel dan kelembaban udara lapisan 700 mb cukup basah sehingga mendukung pertumbuhan awan hujan yang bersifat lokal,” ungkapnya kepada BKM, Kamis (30/8).
Dia memperkirakan cuaca di Kota Makassar dalam tiga hari ke depan adalah berawan hingga cerah berawan.
“Beberapa hari ini di Makassar dan beberapa kabupaten/kota di Sulsel bagian barat dan selatan cukup berawan,” jelas Rizky.
Khusus untuk wilayah Sulsel bagian barat, secara umum, masih berada pada periode musim kemarau. Normalnya, musim hujan di Makassar baru akan terjadi di bulan November mendatang.
“Kita prediksi, wilayah ini baru akan memasuki musim hujan pada bulan November mendatang,” pungkasnya. (rhm)
Hujan Ringan di Makassar Disebabkan Kelembaban Udara
×

