pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

SULSEL I

Ketpot:
DEMO — Ketua Komisi A DPRD Bantaeng, Muhammad Asri bersama puluhan K2 di depan kantor BKPSDM, Selasa (18/9).

Honorer Ancam Segel Kantor BKPSDM

Reporter: Waid Amin
Editor: Irwan Lupus

BANTAENG, BKM — Jelang penerimaan CPNS 2018, tenaga honorer kategori dua (K2) gencar memperjuangkan nasibnya. Usai beraksi di DPRD Bantaeng, Selasa (18/9) kemarin mereka mendatangi kantor Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) setempat.

Hal ini dipicu ketidakhadiran BKPSDM dalam lanjutan rapat dengar pendapat dengan Komisi II DPRD antara BKPSDM, DPRD, Inspektorat. Emosi demonstran memuncak setelah tidak ada konfirmasi kehadiran dari perwakilan BKPSDM, padahal mereka sudah berjam-jam menunggu bersama Komisi II dan Kepala Inspektorat.
Akhirnya, puluhan demonstran bersama Ketua Komisi A, Muhammad Asri, mendatangi kantor BKPSDM. Mereka mendesak minta diterima untuk berdialog. Bahkan ada yang membanting-banting pintu masuk kantor BKPSDM.
Suasana memanas ketika Hadriani Hakim, staf BKPSDM muncul dan mengaku pihaknya tidak mendapat pemberitahuan. “Tidak ada surat masuk yang kami terima, sehingga pihak kami tidak hadir di DPRD”, katanya.
Spontan sejumlah tenaga gonore K2 memanggil orang yang mengantar surat pemberitahuan berikut buku agenda sebagai bukti kalau pihak K2 menyampaikan surat pemberitahuan.
Di depan teras kantor BKPSDM, Subhi, juru bicara demonstran tampil berorasi. Dia akan mendatangkan massa secara besar-besaran jika tidak ada penjelasan dari pihak BKPSDM. Bukan hanya itu. Subhi juga mengancam akan menyegel kantor BKPSDM.
“Kita hormat kepada pejabat BKPSDM kalau mereka menghargai kita. Tapi jika mereka tidak punya itikat baik untuk menghargai kita, maka kita tutup kantor ini”, serunya disambut teriakan dukungan dari rekan-rekannya.
Setelah berorasi, Hadriani muncul kembali dan mengatakan bahwa Sekretaris BKPSDM siap berdialog di DPRD. Massa lalu bersama Ketua Komisi A kembali ke gedung DPRD disusul Sekretaris BKPSDM Hasbuddin Chattab. (wam/C)
=================

Proyek Penataan Kolam Rampung

MAKALE, BKM — Proyek penataan kolam Makale air mancur tahun 2018 akhirnya rampung. Proyek tersebut dimenangkan oleh CV Naura Tri Kontruksi. Proses pengerjaanya selesai lebih cepat dari masa kontrak.
Konsultan pengawas Ir Yustinus kepada BKM Selasa (18/9) menjelaskan nilai kontrak lanjutan pembangunan dua kolam air mancur Rp.1,9 milyar telah rampung dan uji coba air mancur setiap saat dilakukan.
Diakui Yustinus, kelebihan air mancur kolam Makale selain berwarna warni, juga air mancurnya berpareasi sehingga daya tariknya memikat dimalam hari.
Apalagi kolam Makale sudah ikon kota pantas dan wajar Pemkab memperindah estetikanya, utamanya mendukung kawasan hijau.
Dinas PUPR juga menambah pembangunan ranning kolam Malale senilai Rp 2 milyar dan proyek pengerjaanya dimenangkan oleh PT Saolebbie. ”Ini bisa menambah daya tarik dukung kota pariwisata, ”imbuh Yustinus. (gus/C).
===============

Keterangan gambar:
LEPAS — Bupati Barru Suardi Saleh saat menyerahkan bendera kontingen Porda XVI Kabupaten Barru kepada Ketua Kontingen Nasruddin AM di Baruga Singkerru Ada’e, Selasa (18/9)

Kontingen Porda Ditarget 10 Besar

BARRU, BKM — Kontingen Porda XVI Kabupaten Barru ditarget masuk 10 besar di Pekan Olahraga Daerah (Porda) XVI Pinrang 23-30 September mendatang. Rombongan dilepas Bupati Barru Suardi Saleh di Baruga Singkerru Ada’e, Selasa (18/9). Kontingen terdiri dari atlet dan official berjumlah 310 orang. Atlet yang akan mengikuti 17 Cabor sebanyak 154 orang. Saat acara pelepasan atlet Porda XVI, Bupati menyerahkan bendera kontingen kepada ketua kontingen Porda Nasruddin AM yang juga Sekkab Barru.
Suardi berharap kepada atlet yang akan berlaga diarena Porda untuk meraih prestasi dengan menjunjung tinggi sportifitas. Atlet bukan hanya sekadar bertanding tapi merupakan duta Kabupaten Barru.
“Atlet berprestasi akan diberikan bonus sesuai medali yang diraih. Pokoknya semua dapat bonus. Meski tidak disebutkan angka dari bonus yang akan diberikan. Tetapi Pemkab dan KONI memastikan ada penghargaan kepada atlet yang berjuang untuk daerah ini,” pungkas Suardi.
“Atlet saat bertanding harus percaya diri, namun jangan Over confidence dan memandang remeh lawan,” ujarnya.
Ketua KONI Barru, Abdul Muttalib Kadir melaporkan jumlah rombongan yang akan bertolak ke Pinrang sebanyak 310 orang dengan jumlah 154 atlet. Para atlet Barru mengikuti 17 Cabor dari 28 Cabor yang dipertandingkan. Muttalib menargetkan raihan atlet yang diboyong ke Porda Pinrang untuk membawa pulang 12 medali emas ke Barru. Capaian target dari 12 medali emas diharapkan merata untuk seluruh Cabor yang diikuti atlet Kabupaten Barru.
(udi/C)
==================

ketgam:
PROGRAM — Pemkab Soppeng menggelar program Bupati Menyapa di Desa Maccile Kecamatan Lalabata, Selasa (18/9). Tampak Bupati Soppeng Kaswadi Razak menyapa warganya.

Pemkab Gelar Bupati Menyapa

SOPPENG, BKM — Pemkab Soppeng menggelar program Bupati Menyapa di Desa Maccile Kecamatan Lalabata, Selasa (18/9).
Bupati Soppeng Kaswadi Razak dalam sambutannya mengatakan tujuan kegiatan ini untuk bersosialisasi dan mendengarkan keluhan warga yang berhubungan dengan program pemerintah.
“Kami siap dikritik dan menerima saran demi mewujudkan pemerintahan yang lebih baik” jelasnya.
“Selama ini tidak semua kebutuhan masyarakat bisa terselesaikan dengan cepat, karena dalam pelaksanaan pembangunan kami menggunakan skala prioritas, yang mana lebih mendesak dan berdampak besar bagi masyarakat maka itulah yang didahulukan” jelas Kaswadi.
Bupati Soppeng menghimbau masyarakat untuk bersabar, karena semua kebutuhan masyarakat akan kami kerjakan sesegera mungkin.
Wabup Soppeng dalam sambutannya mengatakan salah satu tujuan meningkatkan pendidikan di Soppeng adalah mengembalikan daerah Soppeng menjadi Lumbungnya orang pintar.
“Silahkan belajar dan berprestasi di sekolah, kami Pemkab menyiapkan beasiswa sebesar Rp 8 milyar. Kami akan sekolahkan sampai jenjang tertinggi (S.3),” ujar Supri.
Demi meningkatkan pelayanan kesehatan, Pemkab menyediakan alat cuci darah untuk masyarakat yang mengalami gagal ginjal,
“Tidak usah berobat ke Makassar, ke Jakarta, atau ke Singapure, cukup bawa saja kartu BPJS ke RSUD Latemamala, Insyaallah akan dilayani,” tuturnya. (ono/C)
==================

RAPAT — Pengurus AMPI Luwu foto bersama usai rapat pembentukan panitia Musda di Warkop Pohon Kopi, Belopa Senin (17/8)

Empat Nama Siap Bertarung di Musda

LUWU, BKM — Musyawarah Daerah Angkatan Pemuda Pembaharuan Indonesia (AMPI) Luwu periode 2018-2023 dijadwalkan digelar Oktober mendatang. Sejauh ini sudah empat nama siap bertarung berebut kursi 01 AMPI Luwu.
Mereka adalah Erwin Lahmuddin, S.STP, Awwabin, S.STP, Zoelkifli, ST dan Andi Awhy Cory.
Ketua AMPI Luwu Andi Muhammad Ahkam Basmin memimpin rapat pengurus sekaligus pembentukan panitia Musda di Warkop Pohon Kopi, Belopa Senin (17/8)
“Musda adalah forum pengambilan keputusan tertinggi organisasi. Panitia diinstruksikan segera mengadakan Musda”, jelasnya.
Rapat pengurus menetapkan Andy Lambau sebagai ketua panitia Musda. “Jadwalnya masih tentatif tergantung kesiapan panitia dan AMPI Sulsel,” ujar Andy
Dikatakan Andy pihaknya mempersiapkan segala sesuatunya, termasuk materi Musda dan stering Committe serta koordinasi dengan DPD II Partai Golkar sebagai induk organisasi.
Steering Comitte ditempato Agung Nas serta Syamsu ddin. (wan/C)
================

ketgam:
BUKA — Wabup Selayar H Zainuddin membuka sosialisasi dan pelaksanaan Intensifikasi Kasus Kusta dan Frambusia baru-baru ini.

Wabup Buka Sosialisasi Penanganan Penyakit Kusta

KEPULAUAN SELAYAR, BKM — Wabup Selayar H Zainuddin membuka sosialisasi dan pelaksanaan Intensifikasi Kasus Kusta dan Frambusia melalui Kampanye Eliminasi Kusta dan Eradikasi Frambusia tingkat Kabupaten Kepulauan Selayar akhir pekan lalu.
Wabup dalam sambutannya mengatakan, umumnya yang namanya penyakit kusta dan frambusia adalah sesuatu yang tidak mengenakkan. Bahkan merugikan sehingga harus dihindari dan disikapi secara proporsional.
“Prinsipnya lebih baik mencegah dari pada mengobati,” ujar Wabup.
Penyakit kusta adalah penyakit menular yang sifatnya multikompleks, mulai dari persoalan medis sampai dengan sektor sosial, ekonomi, budaya, keamanan dan ketahanan nasional. Penyakit ini dapat menimbulkan cacat bahkan permanen, terutama bila tidak dilakukan diagnosis dan pengobatan secara dini.
Wabup menegaskan penyakit kusta disebabkan oleh kuman, oleh karena itu jangan percaya dengan mitos yang menyatakan penyakit kusta disebabkan oleh keturunan, kutukan atau guna-guna.
Dari data yang ada, persebaran kasus Kusta di Kabupaten Kepulauan Selayar, dari 11 kecamatan, 9 kecamatan memiliki kasus kusta. Dinas Kesehatan telah melakukan berbagai upaya baik dalam bentuk pencegahan maupun pengobatan, diantaranya, sosialiasi kusta di desa/kelurahan, intensifikasi kasus kusta secara dini baik secara aktif maupun pasif, penyedian obat berkualitas dan gratis disemua puskesmas dan rumah sakit serta pelayanan gratis untuk semua penduduk selayar.
”Salah satu penghambat penanggulangan kusta adalah stigma negatif dan perlakuan diskriminatif, sehingga berdampak secara psikologis bagi penderita dan menyebabkan penderita enggan berobat karena takut keadaannya diketahui oleh masyarakat sekitar,’ jelasnya. (rls)
================

BKPRMI-Pemkab Adakan Lomba Pawai

KEPULAUAN SELAYAR, BKM — DPD Badan Komunikasi Pemuda Remaja Mesjid Indonesia (BKPRMI) kerjasama Pemkab Kepulauan Selayar menggelar lomba pawai dan drumb band keliling Kota Benteng Selayar baru-baru ini.
Semarak pawai ini melibatkan 55 kelompok barisan dan drumb band, dengan total peserta 1.705 dari sekolah TK, TPA, SD, SMP dan SLTA.
Pawai dilepas Wabup H Zainuddin di panggung kehormatan depan Rujab Bupati. Sebelum pawai dilepas, peserta berkumpul di Lapangan Pemuda Benteng membentuk kelompok barisan sesuai utusan dari sekolah masing-masing.
“Seraya bermunajat kepada Allah SWT, atas nama Pemkab saya melepas lomba pawai dan drumb band,” ujar Wabup.
Dengan tertib, peserta pawai, berkeliling kota Benteng dengan menggunakan pakaian bernuansa Islami. Sepanjang rute, anak-arakan peserta pawai menarik perhatian warga. Mereka turun menonton di pinggir jalan dan halaman rumah.
Dibantu dari petugas keamanan dari pihak Kepolisian, Satpol PP, dan LLAJ Dishub, lomba pawai dan drumb berjalan lancar dan aman. Sesuai agenda bahwa giat pawai ini akan finish di Lapangan Pemuda Benteng. (rls)
================

SULSEL II

Ketgamm:
UNJUK RASA — Masa dari FKPPB menggelar unjuk rasa di depan kantor Disdukcapil Bulukumba.

FKPPB Demo Disdukcapil Soal KTP-el

BULUKUMBA, BKM — Puluhan mahasiswa tergabung dalam Forum Komunikasi Pemuda dan Pelajar Bulukumba (FKPPB) berunjuk rasa di Kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil), Senin (17/9).
Dalam aksinya massa menuntut Disdukcapil
menyelesaikan kepengurusan KTP-el yang dinilai memerlukan waktu lama hingga memicu munculnya Calo dan Pungli. Hal ini dinilai mempersulit masyarakat yang melakukan pengurusan administrasi kependudukan.
Massa meminta Bupati mencopot Kadis Dukcapil Andi Mulyati Nur dari jabatannya serta dilakukan evaluasi kinerja untuk seluruh pegawai Disdukcapil.
“Disdukcapil mempersulit masyarakat. Contoh saja dalam kepengurusan Akta Kelahiran. Diharuskan kepengurusannya dilakukan oleh keluarga yang tertera dalam KK (Kartu Keluarga),” ujar, Muh Basri Lampe.
Sesuai Permendagri No 9 tahun 2016 Pasal 3 ayat 1 huruf D dijelaskan KTP-el orang tua/wali/pelapor/pemohon, disebut sebagai persyaratannya.
Kadis Dukcapi Mulyati Nur memberi kesempatan pada para pengunjuk rasa melakukan audiens. Tapi pengunjuk rasa enggan menerima permintaan tersebut. Menurut pengunjuk rasa, sesuai hasil konsolidasi mereka harus melanjutkan aksi dititik selanjutnya yakni Kantor Bupati Bulukumba.
Saat dimintai tanggapannya Andi Mulyati Nur mengaku berterima kasih. Menurutnya aksi unjuk rasa justru mengingatkan pihaknya untuk menunjukkan kinerja yang lebih baik lagi.
Namun ia menjelaskan, mempersulit kepengurusan akta kelahiran sesuai yang dituduhkan oleh demonstran sama sekali tidak benar.
“Kami tidak mempersulit tapi menghindari adanya oknum yang memanfaatkan, apa lagi ini data kependudukan. Ada persyaratan yang harus dipenuhi, tidak serta merta langsung selesai,” ujarnya.
Mulyati juga membantah, proses percetakan KTP-el sengaja dibuat lama, dan mempersulit masyarakat. Menurutnya, selain karena gangguan jaringan karena telah menggunakan sistem online juga biasanya ada dokumen yang menjadi syarat yang tidak lengkap. (min)
=================

Boyong 120 Atlet

ENREKANG, BKM — Kabupaten Enrekang memboyong 120 atlet diajang Pekan Olahraga Daerah (Porda) XVI, di Kabupaten Pinrang. Kontingen Enrekang akan berangkat, Jumat (21/9)
“Insya Allah hari Jumat nanti sudah pembekalan dan akan diberangkatkan secara kesulurahan Sabtu,” ujar Chairul pembina tim Porda Enrekang, Selasa (18/9).
Kadis Pemuda dan Olahraga (Dispora) Enrekang yang Suga sekretaris KONI Enrekang Hamsir, menuturkan pihaknya menyiapkan penginapan para atlet.”Ada beberapa penginapan yang telah disediakan tapi untuk dapur umum atlet kita siapkan di rumah salah satu kerabat di Pinrang,”jelasnya.
Di Porda Pinrang, Kabupaten Enrekang mengikuti 14 Cabor. Hamsir menargetkan Porda masuk 10 besar dengan mengandalkan beberapa Cabor yang sebelumnya telah berprestasi.”Ada 14 Cabor yang kita ikuti dan Insya Allah, Enrekang optimis masuk 10 besar mengingat atlet kita sebagian masih atlet tahun lalu yang telah mendapatkan juara dan memiliki pengalaman bertanding,”tuturnya.
Ia menambahkan khusus sepakbola akan diberangkatkan lebih awal yaitu Jumat. “Khusus pemain bola akan berangkat lebih awal karena mereka bertanding sebelum pembukaan,”tutupnya. (her/C)
=================

Ketgam:
PATROLI — Polisi terus meningkatkan patroli terkait isu kolor ijo yang terus menghantui warga Massepe.

Isu Kolor Ijo Hantui Warga

SIDRAP, BKM — Isu kolor ijo hingga kini masih menghantui warga Kelurahan Massepe, Kecamatan Tellu Limpoe, Sidrap, Selasa (18/9).
Warga memperketat penjagaan ronda malam menyusul adanya kembali isu seorang perempuan hampir jadi korban kolor ijo. Pada Senin (17/9) dini hari seorang wanita berusia 55 tahun nyaris jadi korban kolor ijo.
Bunga mengaku sudah ditarik sama pelaku yang diduga sebagai kolor ijo. “Dini hari kemarin tiba-tiba ada yang menarik dia dari dalam kamar dan langsung teriak,” ujarnya.
Menurut warga, ciri-ciri pelaku sama dengan kejadian-kejadian sebelumnya yang memiliki rambut panjang dan postur tubuh kurus pendek, berbulu kaki panjang, dan mengenakan masker saat beraksi.
Warga mengaku, selalu saja tidak berhasil menangkap pelaku tersebut ketika menjalankan aksinya. Pelaku pun cepat menghilang jika warga sudah turun kalau ada korban berteriak.
Anggota Polsek Tellu Limpoe intens melakukan giat patroli dengan memberikan himbauan ketertiban dan keamanan masyarakat (Kamtibmas).
Kapolsek Tellu Limpoe, Iptu H Sunarto meminta agar masyarakat tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi dengan isu kolor ijo.
“Intinya, kalau menemukan pelaku atau ada yang mencurigakan cepat laporkan ke aparat. Jangan main hakim sendiri,” tandasnya.
Sebelumnya, Lurah Massepe, Makmur Ali mengaku beberapa kejadian aneh di wilayahnya. “Betul memang ada beberapa kejadian aneh di Massepe,” katanya.
Namun, belum bisa dipastikan apa betul itu Kolor Ijo atau bukan. Dia berharap, warga tenang dan tidak panik dengan isu-isu yang beredar saat ini. Meski demikian, katanya tetap waspada dan lakulan ronda malam.
Camat Tellu Limpoe, Arsul juga mengaku kaget mendengar itu. (ady/C).



×


Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar