MAKASSAR, BKM– Jika berdiri di depan gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Makassar, sekilas nampak memiliki bangunan yang megah, bersih dan terawat. Tetapi tidak semuanya itu benar.
Gedung yang sampai sekarang aktif digunakan sebagai tempat pelaksanaan rapat paripurna serta pembahasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) kini terlihat memprihatinkan. Ada banyak bangunan rusak termasuk palfon-plafon lapuk dan bahkan bolong.
Hasil pantauan BKM, setelah mengelilingi gedung bertingkat itu, nampak jelas ada banyak plafon gedung bolong dan kusam. Kondisi ini sangat jelas terlihat ketika berada di lantai dua dan sebagiannya di lantai tiga belakang ruang rapat paripurna DPRD Kota Makassar
Selain atap plafon yang rusak, banyak tegel-tegel lantai juga retak. Padahal di tempat itu selalu digunakan untuk pertemuan kalangan eksekutif dan legislatif.
Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD Kota Makassar, Adwi Awan Umar membenarkan masih adanya sebagaian atap plafon di gedung dewan yang rusak. Kondisi ini akan diupayakan untuk diselesaikan ketika aktivitas pembangunan gedung baru telah rampung dikerjakan.
“Nanti kita usulkan untuk perbaikannya kalau bangunan baru sudah selesai dikerjakan. Dari dulu memang sudah mau diperbaiki tapi tidak bersamaan dengan bangunan baru. Kalau pembangunan baru sudah selesai, kita fokus plafon,” singkat Adwi, Kamis (15/11).
Terkait dengan anggaran, Adwi tidak tidak dapat menyebutkannya. Ia hanya menyebut tetap akan mengupayakan agar mendapatkan penambahan anggaran rehabilitas bangunan gedung dewan.
“Nanti anggarannya kita usahakan karena sejauh ini saya belum tahu bagaimana anggarannya itu. Ada di bagian perlengkapan ku,” tambahnya. (arf).
Gedung DPRD Makassar Hanya Cantik di Luar
×

