MAKASSAR, BKM — Yayasan Gemma Nine akan melaksanakan peringatan Hari Relawan Internasional dan kampanye kesadaran (awareness campaign) di benteng Fort Rotterdam Makassar.
Kegiatan ini akan berlangsung selama 8 hari mulai dari 25 November hingga 5 Desember 2018.
Acara ini akan diisi beragam kegiatan seperti pameran foto, pemutaran film dokumenter, focus group discussion tentang pengurangan risiko bencana, kampanye publik tentang isu ring of fire dan peringatan Hari Relawan Internasional.
“Semua kegiatan kami pusatkan di benteng Fort Rotterdam. Mulai dari acara dalam ruangan hingga outdoor, ” kata Koordinator Relawan Yayasan Gemma Nine, Sulkia Reski saat berkunjung ke Berita Kota Makassar, Rabu (21/11/2018). Mereka diterima langsung Pemred Berita Kota Makassar, Muh Arsan Fitri.
Sulkia mengatakan, kegiatan ini akan diikuti peserta dari berbagai macam latat belakang. Seperti guru dan siswa TK, SD, SMP hingga SMA, dosen, mahasiswa, PNS, anggota DPRD, pengurus ornop, kelompok relawan, fotografer, cineas, pers dan masyarakat umum.
“Pada hari pertama 28 November kegiatan diawali dengan opening speech dan kick off. Setelah itu peserta berkunjung ke pameran foto, pemutaran film dokumenter dan FGD tentang pengurangan risiko bencana, ” jelas Sulkia.
Untuk hari kedua hingga hari terakhir kegiatan hampir sama yakni pameran foto, pemutaran film dokumenter dan FGD. Tetapi temanya berbeda setiap hari.
“Kegiatan ini juga merupakan rangkaian dari bantuan kemanusiaan yang telah kami lakukan sejak 2 Oktober 2018 dalam bentuk pengiriman 118 relawan ke Palu, Donggala dan Sigi, ” ujar Sulkia lagi.
Selama di Sulteng, relawan Gemma Nine melaksanakan bantuan kemanusiaan berupa evakuasi, distribusi logistik, bantuan medis, trauma healing, hingga pelaksanaan assesment data korban dan lokasi terdampak. (*)

