MAKASSAR, BKM– Kurangnya Penerangan Jalan Umum (PJU) sebagian ruas jalan di wilayah Makassar mendapat sorotan tajam Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Makassar. Dinas Pekerjaan Umum (PU) Makassar diminta untuk segera memaksimalkan penerangan di jalan umum untuk mencegah aksi kejahatan dan kecelakaan di jalanan.
Permintaan disampaikan Ketua Komisi C Bidang Pembangunan DPRD Makassar, Rahman Pina yang secara tegas meminta kepada Dinas PU Makassar untuk segera memaksimalkan penerangan di ruas jalan umum. Apalagi masih banyak ditemui ruas jalan baik itu wilayah dalam kota, maupun di pinggiran kota yang minim pencahayaan lampu jalan.
Seperti dua wilayah yaitu Kecamatan Biringkanayya dan Tamalanrea. Pencahayaan lampu jalan ketika malam hari sangat minim. Cukup menyeramkan ketika melintasi area wilayah sebagian ruas jalannya. Sehingga sudah harus di lakukan penambahan dan pemeliharaan lampu di jalanan.
“Dinas PU Makassar harus memiliki perhatian terhadap kondisi ini. Ruas jalan umum yang minim dan bahkan tak ada sama sekali PJU harus segera diselesaikan. Sehingga tidak ada lagi ruas jalan gelap dan rawan aksi kejahatan. Ini yang banyak dikeluhkan masyarakat,” kata Rahman Pina, Jumat (30/11).
Anggota Komisi A Bidang Hukum dan Pemerintah DPRD Makassar Irwan Djafar mengakui masih banyak ruas-ruas jalan umum yang minim pencahayaan ketika malam hari. Sebab pengadaan lampu-lampu jalan di Dinas PU Makassar belum maksimal.
“Tahun ini baru ada penganggaran lampu jalan di Dinas PU Makassar karena anggaran di tahun sebelumnya tidak cukup. Belum ditahu berapa besaran anggaran di APBD 2019 nanti. Jelasnya memang harus ada penambahan anggaran,” ujarnya.
Sebelumnya Dinas Pekerjaan Umum segera memasang sebanyak 200 gardu meteran listrik untuk penerangan lampu jalan di dalam lorong. Ini dilakukan agar lampu jalan yang telah dipasang oleh warga bisa dilegalkan dan bisa diukur penggunaannya.
Diakuinya selama ini, masih banyak ruas jalan dan lorong yang belum memiliki penerangan lampu jalan, sehingga warga berinisiatif sendiri memasang lampu jalan untuk menerangi tempat tinggalnya.
Kepala Dinas PU Kota Makassar, Muhammad Ansar pun rencananya akan menyiapkan gardu meteran untuk 200 lampu jalan di 2019 mendatang.
“Saya juga minta UPTD Lampu untuk mendata berapa lorong yang belum ada lampu jalan. Ternyata ada beberapa yang warga berinisiatif pasang langsung,” terang Kepala Dinas PU Kota Makassar, Muhammad Ansar, kemarin.
Ia-pun mengakui, masih ada beberapa jalan yang belum tersentuh lampu. Untuk itu, tiap tahunnya pengadaan lampu jalan selalu ada. Di Makassar sendiri diketahui ada 7.500 lorong.
“Sebenarnya warga tidak boleh pasang, tapi kan ini kebutuhan juga. Mereka pikir bayar pajak kenapa tidak dapat penerangan lampu,” terangnya.
Ansar menambahkan, tahun ini anggaran yang dipersiapkan untuk pengadaan lampu lorong sebesar Rp27 miliar untuk 143 kelurahan.
Sementara itu, Kepala UPTD Lampu Jalan Dinas PU Kota Makassar, Achmad Jusri mengatakan, penerangan lampu jalan akan dipasang lampu jenis LED sebanyak 10 buah dan lampu aksesoris dengan ukuran 3,5 meter.
Pengawasan untuk lampu-lampu jalan pun selalu dilakukan dengan adanya unit mobil skylift. Penerangan lampu jalan untuk menghindari adanya kasus kejahatan. (arf)
Dewan Desak Dinas PU Makassar Maksimalkan PJU
×

