pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

ASN Pakai Baju Adat di Hari Kebudayaan

MAKASSAR, BKM–Pemerintah Kota Makassar melalui Dinas Kebudayaan Kota Makassar mencanangkan peringatan Hari Kebudayaan dan Bulan Budaya Kota Makassar pada 1 April 2019 mendatang. Hal tersebut menjadi pokok bahasan pada Rapat Koordinasi di Balaikota Makassar, Kamis (14/3).
Wali Kota Makassar, Mohammad Ramdhan Pomanto mengatakan, apa yang menjadi inisiasi dari Dinas Kebudayaan Kota Makassar ini merupakan inovasi yang patut diapresiasi. Mengingat di era 4.0 saat ini, budaya akan sangat jarang tersentuh.
“Kenapa penting, karena di era 4.0 ini hampir tak ada unsur budaya yang ada di situ. Makanya Hari Kebudayaan menjadi usulan yang sangat baik,” kata Danny.
Bulan April sebagai Bulan Budaya dan 1 April sendiri diambil sebagai Hari Kebudayaan berdasarkan keputusan yang diambil oleh Dinas Kebudayaan Kota Makassar. Walaupun belum dijelaskan, namun keputusan ini telah dirembukkan oleh para pakar budaya yang ada di Kota Makassar.
Hari Kebudayaan ini rencananya akan dibuatkan acara khusus saat 1 April 2019 nanti. Aapun rangkaian acaranya nanti, sambung Danny yakni upacara peringatan Hari Budaya yang bertempat di Benteng Fort Rotterdam.
“Rangkaiannya itu kita akan melakukan upacara di Benteng Fort Rotterdam, juga upacara ini akan dikemas semenarik mungkin, yakni seluruh peserta upacara akan mengenakan berbagai kostum budaya. Tidak hanya budaya Makassar Bugis Mandar Toraja, tapi berbagai budaya lainnya,” ungkap Danny.
Tak hanya itu, Danny mengatakan pada segmen parade, akan ada masing-masing perwakilan dari Partai Politik, hal ini dilakukan guna mencairkan suasana politik saat ini semakin hangat di perbicangkan.
“Kan, sebelum upacara di Benteng Forth Rotterdam ada parade, dan ini tidak hanya dikuti dari pihak Pemerintah Kota Makassar melainkan saya mengundang perwakilan masing-masing Partai Politik (Parpol), agar suasana politik mencair,” kata Danny.
Dirinya juga mengintruksikan seluruh lurah agar membuat spanduk terkait peringatan dan pencanangan hari kebudayaan tersebut.
“Jangan hanya spanduk caleg yang menjamur saat ini, agar Peringatan Hari Kebudayaan tersebut dapat diketahui oleh masyarakat saya akan memerintahkan kepada lurah untuk membuat banner hari peringatan budaya,” tuturnya.
Kemudian Danny juga meminta kepada Dinas Pendidikan Kota Makassar agar menyiapkan materi pembelajaran terkait budaya Bugis, Makassar, Toraja dan Mandar. Sehingga pada hari itu, setiap sekolah semua guru harus memberikan materi tentang budaya, tidak boleh ada pelajaran lain, untuk satu hari itu selain budaya.
Sementara Kepada Dinas Kebudayaan Kota Makassar, Sittiara Kinang menuturkan pada pencanangan Hari Kebudayaan nanti, dirinya akan membuat dan mengeluarkan surat edaran yang ditandatangani langsung Wali kota Makassar.
Pada surat edaran tersebut terdapat beberapa imbauan, yang pertama pada 1 April 2019 mendatang seluruh karyawan/karyawati perusahaan swasta, guru menggunakan pakaian adat tradisional.
“Imbauan poin kedua itu, diharapkan seluruh masyarakat Kota Makassar yang datang pada acara tersebut telah disediakan Backdrop untuk Photo Booth yang nantinya digunakan untuk dishare ke sosial media secara bersamaan,” tutupnya.(nug/war/c)



×


ASN Pakai Baju Adat di Hari Kebudayaan

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar