pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

DLH Dinilai tak Mampu Atasi APK Nakal

MAKASSAR, BKM– Pemilihan umum (pemilu) serentak di 2019 ini masih diwarnai dengan pelanggaran pemasangan atribut Alat Peraga Kampanye (APK) oleh calon anggota legislatif (caleg). Baik caleg DPRD Kota Makassar, DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, DPR RI hingga DPD memasang APK di sejumlah pohon pelindung dengan cara dipakui.
Pemandangan seperti ini begitu nampak jelas mewarnai ruas di Jalan Inspeksi PAM, Kecamatan Manggala. APK begitu bebas terpasang di pohon kayu dengan dipakui. Padahal sudah jelas, memasang APK di pohon dilarang berdasarkan Peraturan Wali Kota (Perwali) Nomor 69 Tahun 2016 tentang izin pemanfaatan, penataan dan pengelolaan Ruang Terbuka Hijau (RTH). Pemerintah Kota Makassar melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Makassar terkesan tutup mata menindaki APK nakal terpaku di pohon.
Dari pantauan wartawan BKM di lokasi, atribut APK yang banyak terpasang dengan memakui di pohon bukan hanya milik dari pendatang baru, tetapi juga di petahana calon anggota legislatif DPRD Makassar seperti Supratman, dari partai NasDem.
Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Makassar Nursari mengaku cukup kesulitan menindaki oknum caleg nakal yang memasang APK di pohon-pohon, baik dengan cara memakaui maupun hanya digantung menggunakan kawat. Seperti biasanya, jika satu APK dari caleg sudah diturunkan, esok harinya semakin bertambah.
“Penertiban sudah rutin dilakukan melalui panwascam di kecamatan. Tapi begitu, malam ini APK melanggar kami turunkan, eh besoknya ada muncul APK baru. Sedangkan tindakan tegas yang paling diberikan cuman penurunan APK. Cuman itu yang kami bisa lakukan,” tegas Nursari, Senin (8/4).
Dimasa tenang pemilu tambah Nursari, selain melakukan patroli pengawasan masa tenang, Bawaslu juga langsung melakukan penertiban dengan menurunkan semua APK-APK dari kandidat. Tanpa terkecuali APK dari kandidat siapa. Ini dilakukan guna menciptakan masa pemilu aman dan tertib.
Sementara itu, BKM yang menghubungi Kadis DLH, Rusmayani Madjid tidak memberikan jawaban. Ponselnya tidak diangkat hingga sore kemarin. (arf)



×


DLH Dinilai tak Mampu Atasi APK Nakal

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar