pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Aquapond Siap Difungsikan

Bisa Menampung 1.000 Kubik Air

MAKASSAR, BKM — Kolam retensi atsu aquapond untuk pengendali banjir di depan Kantor Gubernur Sulsel, Jalan Urip Sumiharjo sudah rampung secara keseluruhan, dan siap difungsikan.

Kolam berukuran 8x70x2 meter, dan kapasitas tampungan hingga 1.000 kubik air itu sudah siap digunakan jika menampung luapan air hujan yang menggenangi jalan di depan kantor pemerintah tersebut.
Di atas kolam yang dibangun di halaman depan kantor Gubernur Sulsel ditanami rumput hijau sehingga tidak terlihat jika ada kolam besar dibuat di bawahnya.
Kepala Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air, Cipta Karya dan Tata Ruang (SDA-CKTR) Sulsel, Andi Darmawan Bintang menjelaskan, belum lama ini dilakukan simulasi untuk memastikan seluruh perangkat yang tersedia bisa bekerja dengan baik.
“Sudah dilakukan simulasi untuk mengetahui apakah sistem atau teknologi yang terpasang bisa berjalan dengan baik,” ungkap lelaki yang akrab disapa Andi Wawan tersebut.
Dia mengemukakan, semua peralatan terpasang, seperti pompa, sensor pendeteksi level air, dan lainnya sudah diuji coba.
Sensor level air yang dipasang di kolam nantinya akan mendeteksi curah hujan setiap 10 menit. Sensor itu nantinya akan mengirimkan data terus menerus ke sistem yang terpasang. Dari layar monitor perkembangan kondisi hujan bisa terpantau secara up date.
“Kolam retensi itu sudah siap difungsikan. Tinggal menunggu musim hujan,” jelasnya.
Lebih lanjut dia mengatakan, sekitar tanggal 15 Oktober mendatang, tim JICA dan Yamau akan melakukan pertemuan dengan pihaknya untuk membicarakan kapan proyek yang menggunakan teknologi Jepang itu bisa diresmikan.
“Secara keseluruhan proyek itu sudah selesai. Malah di atasnya sudah ditanami rumput. Tinggal menunggu waktu untuk diresmikan supaya masyarakat tahu kalau kolam retensi itu sudah siap dioperasikan,” tambah Andi Wawan.
Proyek aqua pond merupakan hasil kerjasama Pemprov Sulsel dengan Japan International Cooperation Agency (JICA) melalui hibah percontohan sebagai program penanggulangan banjir.
Proyek hibah senilai Rp19,4 miliar itu juga bakal dilengkapi dua pompa. Masing-masing satu pompa untuk mengisap air dari jalan ke penampungan, dan lainnya untuk mendorong air ke Sungai Pampang, melalui saluran drainase.
Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah juga berharap besar akan proyek ini. Sebagai pilotil project di Sulsel, pembangunan aqua ponda bisa mengatasi genangan air yamg selama ini dikeluhkan masyarakat saat musim hujan di depan kantor Gubernur Sulsel, Jalan Urip Sumaoharjo.
Mantan bupati Bantaeng ini mengaku, pembangunan kolam retensi hanya menjadi salah satu bagian program yang dikerjasamakan dengan Jepang. Hanya saja, dia menginginkan agar aquapond bisa dikembangkan di daerah lain di Sulsel. Mengingat proyek ini di kantor Gubernur Sulsel menjadi pilot project penanganan banjir.
“Di depan ada project penanggulangan banjir. Itu juga mungkin bukan hanya disini, tapi kita lanjutkan lagi ke daerah-daerah lain,” tutur Nurdin. (rhm)




×


Aquapond Siap Difungsikan

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar